JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Olahraga » Topan ‘Garuda Muda’ Merebut Posisi Puncak Underbone 115cc se-Asia di Qatar

Topan ‘Garuda Muda’ Merebut Posisi Puncak Underbone 115cc se-Asia di Qatar


Rafid berpose membelakangi, ingin nunjukkin Garuda di punggungnya 🙂

Kemarin sore suhu udara di Qatar berkisar antara 17 hingga 20 derajat celcius. Suhu yang sangat bersahabat. Di Losail Cicuit, sore itu berlangsung ajang balapan motor seri penutup tahun 2011 tingkat Asia, Asia Road Racing Championship. Perlombaan ini merupakan seri terakhir untuk tahun 2011.

Tribun penonton yang nampak sepi

Siang itu hampir jam 14 waktu Qatar. Ajang balapan race 1 mempersembahkan balapan kelas Superbike. Saya dan rekan-rekan dari Dukhan, sebuah kota kecil di ujung barat Qatar tiba di sirkuit Lusail. Tak ada satupun terlihat mobil terparkir, apalagi para penonton. Kami pun sempat berpikir, jangan-jangan gak jadi nih balapannya. Malu bertanya sesat di jalan, itu yang memberanikan saya bertanya ke satpam yang berjaga di depan sirkuit.Seorang Satpam berkebangsaan Filipina menginfokan bahwa balapan segera dimulai. Tanpa ragu, kamipun segera masuk ke dalam sirkuit.

Ternyata memang betul tak ada satupun orang duduk di deretan kursi sirkuit. Yang ada hanya bangku-bangku kosong warna oranye dan biru, berjajar rapi dengan terlihat genangan-genangan air sisa air hujan beberap waktu yang lalu. Tribun penonton memang sepi penonton, padahal tiketnya gratis. Sudah gratis, kami pun masih mendapatkan 1 buah topi sponsor dan poster 2 lembar yang berisi foto-foto para pebalap ARCC 2011.

Alasan mengapa jumlah penonton kok sepi, gak jelas. Tapi sekedar diketahui bahwa penduduk Qatar dan para pendatang memang gak terlalu besar. Mungkin hanya berkisar 2 jutaan orang. Belum lagi minggu ini di Qatar memang sedang banyak-banyaknya kegiatan. Qatar sedang disibukkan dengan kegiatan menyambut Qatar National Day atau Hari Nasional Qatar yang akan berlangsung setiap tanggal 18 Desember.

Berpose dipinggir pagar tribun penonton

Situasi yang kurang rame bagi ajang balapan ini, tak menurunkan niat kami untuk terus menonton dan berharap bisa turut serta menyanyikan lagu Indonesia Raya di tempat ini.

Ajang pertama kelas superbike tak memberi harapan kami untuk bisa menyanyikan Indonesia National Anthem karena tak ada satupun warga bangsa yang turut dalam balapan di kelas ini. Sejam berlalu, sang juara berkebangsaan Inggris naik ke podium sebagai Sang Jawara 1, disusul Juara dua dari Qatar dan Juara tiga dari Saudi Arabia.

Jarum jam 1535 sore hari, suhu udarapun berangsur makin dingin. Balapan motor kelas “ojeg” 115cc pun segera dimulai. 7 laps sudah menanti untuk menguji para pebalap muda asia. Terlihat di posisi pertama seorang pebalap muda dengan seragam bergambar Garuda di punggung. Wah ini dia! Topan, ya inilah jagoan yang kita tunggu.

Nampang dulu sebelum masuk Losail Circuit

Bukan Garuda didadaku tapi Garuda dihelmku!

Berada di posisi pertama diantara 20 pebalap Asia lainnya, tak membuat Topan bersantai diri. Topan sebagai Garuda Muda harus mampu menunjukkan sebagai yang terbaik dan menutup kejuaraan level Asia ini sebagai juara umum. Topan yang sempat bergeser dari posisi 1, 10, 6 dan 5. 1 laps terakhir menjadi kesempatan yang gak boleh dilewatin oleh Topan. Akhirnya mimpi kami yang nonton sore itu untuk bisa menyanyikan lagu Indonesia Raya menjadi kenyataan. Topan mampu menunjukkan yang terbaik. Topan mampu menyalip pebalap-pebalap lainnya di lap terakhir dan meraih posisi pertama. Dan mengukuhkan Topan sebagai Jawara Umum balapan motor level asia kelas bebek underbone 115cc.Pebalap muda ini meraih poin 261, yang kemudian disusul pebalap Indonesia lainnya Hadi Wijaya dengan poin 186 dan juara tahun 2011 ketiga ditempati pebalap asal Malaysia, Affendi Rosli. Pebalap malaya ini meraih poin 107.

Kami sesama penonton berkebangsaan Indonesia merasa bangga karena bendera Indonesia berkibar di posisi puncak disusul bendera Malaysia. Kami pun berdiri bersama dan menyanyikan lagu kebangsaan saat national anthem dikumandangkan. Bravo Topan! Bravo Indonesia! Terbukti bahwa Garuda Muda mampu mengalahkan Malaysia!

Dukhan, 18 Desember 2011

Sugeng Bralink

riyadi.sugeng@gmail.com

Fotografi oleh Arief Hidayat

Advertisements

2 Comments

  1. abdul says:

    Aku juga nonton lo mas

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: