JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Motivasi » Nulis Artikel Kok Sulit Ya?

Nulis Artikel Kok Sulit Ya?


article writing skills by INT & MEC-Q

Banyak sekali nama-nama besar yang dikenal melalui karya tulisannya. Bagi kaum muslim tentu mengenal Imam Syafi’i, Imam Nawawi, Ibnu Katsir, Imam Bukhori dan Imam Muslim. Mereka sangat dikenal di kalangan umat islam karena karya-karya besarnya yang mereka tuangkan dalam bentuk tulisan. Banyak sekali kitab yang mereka hasilkan.  Nama-nama mereka pun terukir dan dikenang sepanjang zaman.

Kemampuan menulis bagi sebagian orang dianggap mudah dan bahkan mungkin sangat mudah. Tapi banyak diantara kita mengganggap bahwa menulis itu susah.    Mungkin kita masih ingat dengan pelajaran bahasa Indonesia. Ketika musim liburan sekolah tiba, maka Sang Guru Bahasa Indonesia akan memberikan PR [pekerjaan rumah]. Selesai liburan sekolah, setiap siswa biasanya diberi tugas untuk membuat karangan yang berisi kegiatan selama liburan. Saya waktu itu termasuk salah satu dari sekian banyak siswa yang paling nggak bisa dengan namanya karang-mengarang. Andaikan jadi itu karangan, banyak sekali kata-kata, kemudian, lalu, terus, dan kata-kata penghubung lainnya yang sering kali terjadi pengulangan yang nggak perlu.

Bagaimana mungkin menyelesaikan sebuah artikel yang bagus, menulis satu kalimat saja terkadang nggak jadi-jadi. Ditulis, dibaca, dihapus, ditulis lagi, dibaca lagi,dihapus lagi… kok jelek ya?. Akhirnya terkadang berhenti menulis. Nulis artikel kok sulit ya!

article writing skills by INT & MEC-Q

Pagi ini memasuki hari Selasa minggu kedua di bulan Februari tahun 2012. Angin bertiup sepoi-sepoi. Langit sangat cerah dibalut warna biru mudanya. Sang Mentari pun sudah tak malu lagi tuk menampakkan batang hidunya di ufuk timur. Di Qatar, hari ini merupakan hari libur nasional bertepatan dengan perayaan Hari Olahraga Nasional [National Sport day] yang pertama kali sepanjang sejarah negeri ini.

Selepas sholat subuh, mandi dan sarapan pagi, saya segera bergegas menuju ke Doha. Saya harus menempuh jarak 80 KM dari sebuah kota yang saya tinggali saat ini. Akan ada 2 aktifitas yang akan mengisi National Sport Day hari ini. Saya menamai hari ini sebagai hari olahraga jasmani dan rohani. Sebelum mengolahragakan jasmani, terlebih dahulu saya akan mengolahragakan rohani dengan mengikuti sebuah workshop yang diselenggarakan oleh Indonesian Nursing Trainers bekerja sama dengan Mutawa English Club, Qatar. Dan untuk mengolahragakan jasmani, saya berencana mengikuti Mini Marathon sejauh 3 KM di Aspire Park  yang diselenggarakan oleh Qatar National Bank.

Jam delapan pagi lewat empat puluh lima menit waktu Qatar, acara workshop yang bertitel “Article Writing Skills” pun segera dimulai. Pak Syaifoel Hardy sebagai pembicara utama pagi ini sudah bersiap di depan audience yang berjumlah 10 orang.

Beberapa alat perekam sudah siap mendokumentasikan kegiatan pagi ini. Seorang berkebangsaan india dengan mengenakan seragam warna merah bertuliskan Indonesian Nursing Trainers sudah bediri dan siap mengabadikan workshop ini dengan video cam-nya. Saya pun tak ketinggalan menaruh audio recorder  tepat disamping proyektor yang menyorotkan makalan presentasi article writing skills ini.

Workshop untuk mendalami dunia tulis menulis ini diawali dengan mengumpulkan secarik kertas yang berisi 8 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sengaja disusun untuk mengetahui motivasi dalam mempertajam potensi menulis. Pertanyaan-pertanyaan yang dikaitkan dengan tujuan hidup ini berisi: Banyak melakukan amal baik, Mendapatkan uang, perolehan nama baik, memperoleh teman dan saudara yg banyak, m, memiliki daya analisa yg tinggi, menjadi professional muslim yang handal, menjadi orang yang berilmu dan diakui dan popularitas. Sebagian besar peserta workshop menyetujui bahwa kedelapan poin tersebut menjadi tujuan hidup mereka Melalui menulis, kedelapan poin  tujuan hidup itu bisa kita capai. Dengan penyampaian yang cerdas dan contoh-contoh yang gampang dicerna, pencerahan tentang tips-tips menjadi penulis artikel pagi ini menjadi sangat menarik.

Dari workshop menulis yang boleh dibilang sangat singkat ini mampu melahirkan ide-ide menulis. Berikut ini ide-ide tema tulisan yang tercetus dari peserta workshop pagi ini:

1. Fenomena Masyarakat Tradisional [tema ini dinilai bersifat terlalu umum, tema ini perlu dispesifikkan]

2. Petualangan [terlalu umum juga, perlu menyoroti hal yang lebih spesifik, Pak Syaifoel memberikan contoh tentang petualangan dengan tema 20 Hari dengan pendeta India]

3. Iri dengan orang kaya [sebuah tema yang bagus dan focus]

4. Kehidupan yang gelamor

5. Ketekunan dan kesabaran

6. Kehidupan islam di Eropa [perlu dispesifikkan ke suatu Negara biar tidak terlalu luas membahasnya]

7. Suasana pendidikan di pesantren [perlu dikupas lebih focus, misalnya dengan mengupas pendidikan keagamaannya atau sosialnya.

8. Indahnya menjadi pengasuh di Yapika/yayasan pendidikan insan karim.

9. Indahnya pantai Corniche di Tepian Teluk Persia

10. Agama dan Budaya dalam pandangan adab modern dan tradisional [tema ini bisa dijadikan sebuah buku, karena temanya sangat luas].

Workshop yang cenderung singkat namun sangat padat dengan tips-tips praktis untuk memulai menulis artikel. Pak Syaifoel yang juga CEO Indonesian Nursing Trainers menekankan kembali bahwa sebagai pemula, cukuplah memulai menulis dengan panjang 300 kata saja. Nggak perlu banyak-banyak dulu.

Jadi setelah mengikuti workshop article writing skills ini, saya dan teman-teman mutawa mendapatkan banyak pencerahan. Kalau boleh dibilang tidak ada kamus sulit dalam menulis artikel. Yang paling penting adalah tuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran kedalam sebuah tulisan. Tuangkan saja laksana air yang mengalir. Kalau sudah selesai menulis, baca kembali tulisan. Perbaiki kembali kalimat-kalimat yang mungkin anda anggap belum enak dibaca. Bisa juga kita minta tolong teman untuk membaca tulisan kita dan mintalah pendapat, kritik dan saran dari mereka. Langkah ketiga, anda bisa meminta tolong kepada seseorang yang sudah biasa menulis atau kepada penulis professional untuk mengkritisi atau memberi masukan.

 

Dukhan, 19 Februari 2012

Sugeng Riyadi [Bralink] for Jelajah Qatar

 

Advertisements

2 Comments

  1. gogo says:

    bener om.. tuangkan aj yang ada di hati, biarkan jari2 menulis dengan indahnya..

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: