JelajahQatar.com

Home » 2012 » February (Page 2)

Monthly Archives: February 2012

Bagusnya Penataan Masjid di Qatar (bag.2)

Tulisan ini adalah tulisan kedua tentang penataan masjid-masjid di Qatar yang bisa kita ambil pelajaran. Dalam tulisan ini akan diungkap mengenai penataan interior masjid-masjid di Qatar.

3. Tempat wudhu

Tempat pertama yang dicari sebelum masuk masjid adalah tempat wudhu, khususnya bagi para jamaah yang belum mempunyai wudhu. Pengaturan tempat wudhu didalam masjid-masjid di Qatar rata-rata didesain dengan adanya tempat duduk didepan kran air. Tempat duduk ini memang didesain untuk para jamaah yang akan mengambil air wudhu untuk bersuci sambil duduk. Memang dalam prakteknya banyak juga yang berwudhu sambil berdiri.

tempat wudhu

Untuk menghemat air, menggunakan kran-kran air yang bisa berhenti sendiri setelah beberapa detik air mengalir. Pengguna air tinggal menekan tombol kran air dan mengambil air wudhu, setelah beberapa saat air akan berhenti sendiri. Untuk melanjutkan mengambil air wudhu, kita tinggal menekan tombol kran air itu lagi dan air akan mengalir kembali dan akan berhenti sendiri setelah beberapa detik. Begitulah seterusnya demi penghematan air.

4. Toilet dan tempat sabun

Layaknya tempat umum yang baik pasti ada toiletnya. Tak terkecuali masjid-masjid di qatar. Tidak hanya toilet yang bersih, tersedia juga kotak-kotak sabun cair yang senantiasa dirawat dan diisi ulang. Tersedia dia juga mesin pengering otomatis dan kertas tissue gulung. Tentu saja ini semua sangat bermanfaat dan sehat. Dengan adanya kotak-kotak sabun cair ini, maka sangat tepat bagi para jamaah sehabis berhadast baik kecil maupun hadast besar, kemudian mencuci tangannya. Dari dalam toilet pun, sudah mengajarkan kedisiplinan dalam hal kebersihan dan kesucian.

5. Lantai [karpet] masjid

Ketika kita memasuki masjid-masjid di Qatar, hampir semuanya ditutupi oleh karpet-karpet halus dan bagus. Warna merah dan hijau banyak mendominasi. Karpet-karpet ini memang didesain khusus untuk melapisi lantai-lantai tempat bersujud didalam masjid. Bedanya dengan karpet-karpet yang sering kita jumpai di masjid-masjid di negeri kita adalah tidak adanya garis pembatas kanan kiri, layaknya satu ukuran sajadah. Karpet-karpet didalam masjid di Qatar hanya bergaris lurus [diposisi kaki] untuk mengatur lurusnya shaf-shaf shalat, sehingga sangat mudah bagi para jamaah meluruskan shaf serta merapatkan barisannya.

interior masjid

Dengan desain karpet masjid yang seperti ini, maka barisan jamaah shalat pun akan sangat lurus dan rapat. Hal inilah yang menarik perhatian saya, kenapa karpet-karpet masjid di Indonesia kok kebanyakan bermotif layaknya sajadah berukuran besar yang akibatnya jamaah satu sama lain terkadang akan menganggap bahwa posisi berdirinya menyesuaikan garis pembatas yang satu ukuran sajadah. Hal ini mengakibatkan shaf-shaf shalat pun akan renggang satu sama lain. Dari sini kita bisa belajar bahwa ajaran tentang pentingnya shaf shalat yang lurus dan rapat, karena lurus dan rapatnya shaf adalah bagian dari kesempurnaan shalat.

6. Rak Kitab

Didalam masjid-masjid di Qatar, kita bisa jumpai susunan kitab-kitab suci al qur’an yang sangat rapi. Kitab nya pun seragam warna dan bentuknya. Tapi ada berbagai macam ukuran tentunya. Kitab-kitab suci ini memang sengaja disuplai langsung oleh AWQAF.

Rak-rak kitab tampak rapi berisikan kitab-kitab yang berjajar dan tertata cantik. Tidak hanya rapi dan cantik untuk dilihat namun kitab-kitab suci ini pun banyak dibaca oleh para jamaah di waktu-waktu menunggu shalat berjamaah setelah azan dikumandangkan. Sungguh pemandangan yang sangat indah dan mengagumkan. Subhanallah.

Insha allah bersambung…

Dukhan, 5 Februari 2012

Sugeng Riyadi [Bralink] for JQ

riyadi.sugeng@gmail.com

Dubes LBBP RI diterima Emir Qatar

Dubes RI Meets Emir Qatar

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Negara Qatar (Dubes LBBP RI), Deddy Saiful Hadi, diterima secara resmi oleh Emir Negara Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, di komplek Istana Emir, DiwanAmiri, Qatar, Rabu, 1 Februari 2012.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes RI yang didampingi oleh Pejabat Diplomatik KBRI Doha menyampaikan surat-surat kepercayaan Presiden RI (credentials) kepada Emir Qatar yang didampingi oleh 6 orang pejabat tinggi dari Diwan Amiri maupun Kementerian Luar Negeri Qatar.

Dubes RI dalam kesempatan dimaksud menyampaikan salam hangat dari Presiden RI kepada Emir dan seluruh warga Qatar, serta mengharapkan peningkatan kualitas hubungan bilateral antara kedua negara yang saat ini sudah berjalan dengan sangat baik.Disampaikan pula perkembangan pembangunan terkini yang dicapai oleh Indoensia di berbagai bidang, serta peran Indonesia dalam berbagai forum internasional. Dubes RI secara khusus juga menggaris bawahi kesuksesan Indonesia sebagai Ketua ASEAN 2011. Dubes RI berharap, peningkatan kerjasama dalam bidang-bidang strategis antara Indonesia dan Qatar, baik di bidang ekonomi maupun sosial budaya, dapat dilaksanakan di masa yang akan datang dan bermanfaat bagi masyarakat kedua negara.

Menanggapi hal tersebut, Emir Qatar mengucapkan terima kasih dan menyampaikan hal yang sama kepada Presiden RI, serta mengucapkan selamat datang kepada Dubes RI di Qatar. Disampaikan pula bahwa Qatar sangat menghormati Indonesia sebagai negara sahabat dan ingin bersama-sama dengan Indonesia untuk mencapai kemajuan dalam berbagai bidang. Emir Qatar menyambut baik berbagai inisiatif kerjasama yang dapat meningkatkan hubungan bilateral kedua negara termasuk di bidang ekonomi dan sosial budaya serta beberapa bidang lainnya.

Emir Qatar menerima Dubes RI dalam suasana yang sangat hangat dan bersahabat. Tawa lepas pemimpin Negara Qatar sesekali terdengar menanggapi hal-hal ringan yang disampaikan oleh Dubes RI di sela-sela pertemuan yang juga dihadiri oleh salah seorang putri Emir. Disampaikan pula perasaan bahagia Emir Qatar yang telah mengunjungi Indonesia pada tahun 2009 dan akan sangat senang jika dapat mengunjungi kembali Indonesia di masa yang akan datang.

Kehangatan suasana penyerahan credentials dan pembicaraan dalam format yang begitu cair selama lebih dari 25 menit cukup berbeda dengan skenario yang tercantum dalam pemberitahuan dan pedoman resmi pihak protokol Kemlu Qatar dan Diwan Amiri kepada KBRI Doha. Dengan suasana yang begitu hangat tersebut, diharapkan menjadi awal yang baik dalam rangka peningkatan kerjasama bilateral antara kedua negara.

Ketentuan protokoler penyerahan credentials dimulai dari penjemputan di kediaman resmi Dubes RI, disertai iring-iringan patroli pengawalan dari pihak Kepolisian dan Protkol Kemlu Qatar dan Diwan Emiri. Selanjutnya, Dubes RI didampingi oleh Komandan Pasukan Kehormatan Negara Qatar menginspeksi pasukan di halaman depan komplek Istana Emir seusai mendengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan yang diikuti oleh lagu kebangsaan Negara Qatar, As Salam Al Amiri. Selanjutnya Dubes RI beserta seluruh pejabat diplomatik KBRI Doha ditemani oleh Kepala Protokol Istana menuju ruang kerja Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani.

Menjelang berakhirnya pertemuan, Dubes RI kembali menyampaikan harapan peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara dan Emir Qatar menanggapi secara positif hal tersebut, serta mengucapkan selamat menikmati negara Qatar kepada Dubes LBBP RI.

Dengan telah terlaksananya penyerahan credentials kepada Emir Qatar, Dubes RI selanjutnya secara resmi dapat melaksanakan tugas-tugas kenegaraan mewakili Pemerintah RI di Negara Qatar.

source:KBRI DOHA