JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Motivasi » Jarang Terpapar Sinar Matahari, Waspadai Kekurangan Vitamin D!

Jarang Terpapar Sinar Matahari, Waspadai Kekurangan Vitamin D!


               

Suhu luar rumah yang terkadang terlalu dingin atau terlalu panas membuat orang-orang di kawasan Timur Tengah lebih memilih tinggal didalam ruangan. Memang tidak semua orang yang tinggal di kawasan ini akan berada di dalam ruangan setiap waktu, akan tetapi ketika musim dingin atau musim panas tiba, banyak dari mereka yang memilih berdiam diri dalam ruangan. Kurangnya aktifitas di luar ruangan, mengakibatkan tubuh ini kurang terpapar dengan sinar matahari khususnya di pagi hari. Hal ini bisa menimbulkan ancaman kekurangan vitamin D.

Sebuah studi tahun 2008 menemukan adanya prevalensi tinggi angka kekurangan vitamin D diantara tenaga kesehatan professional di Qatar (Mahdy et al, 2008). Penelitian di tahun berikutnya, juga menemukan angka kekurangan vitamin D yang tinggi diantara anak-anak Qatari (11-16 tahun) sebanyak 68%, (Bener et al, 2009).

Selanjutnya sebuah studi dengan partisipan mahasiswa perempuan di Qatar University, pada kelompok umur 19-27 tahun yang dilakukan pada masa Spring & Fall 2010 dengan metode Cross Sectional Study, mengungkap 53,5% responden mengalami kekurangan (deficiency) defisiensi vitamin D, 43,6% mengalami ketidakcukupan (insufficiency) vitamin D dan hanya 3% yang mempunyai nilai optimum vitamin D. Sebuah studi lainnya di awal tahun 2012 yang dilakukan oleh Hamad Medical Corporation terhadap karyawan Qatari menemukan 90% responden mengalami kekurangan Vitamin D.

Vitamin D sering disebut dengan sunshine vitamin, karena seperti kita tahu bahwa cara paling gampang mendapatkan asupan vitamin D adalah dengan adanya kontak diri kita secara teratur dengan sinar matahari di pagi hari.

Vitamin D masuk dalam ketegori vitamin yang larut dalam lemak, segolongan dengan vitamin A, E dan K. Sumber-sumber makanan yang mengandung vitamin D diantaranya kuning telur, hati, ikan, susu dan margarine.

Vitamin D bekerja pada mineralisasi tulang dengan meningkatkan penyerapan kalsium dan fosfor didalam system pencernaan, sehingga kadarnya didalam darah meningkat. Vitamin D sangat penting untuk membuat tulang yang kuat karena membantu tubuh menggunakan kalsium dalam dietnya. Secara tradisional, kekurangan vitamin D dikaitkan dengan rickets, penyakit dimana jaringan tulang tidak mengalami mineralisasi secara baik, yang mengarah pada tulang yang lembek dan deformitas tulang kerangka. Riset juga mengungkap pentingnya vitamin D dalam melindungi tubuh dari ancaman-ancaman masalah kesehatan lainnya.

Seseorang mengalami kekurangan vitamin D jika kadar vitamin D nya kurang dari <10 ng/ml. Kemudian dikatakan insufisiensi vitamin D jika kadar vitamin D nya antara 10-30 ng/ml. Dan dikatakan kadar vitamin D normal jika hasilnya 30-80 ng/ml.

Jika anda mengalami sakit tulang dan kelemahan otot bisa berarti anda mengalami kekurangan vitamin D. Akan tetapi, pada banyak orang gejalanya tidak nampak. Walaupun tanpa gejala, kekurangan vitamin D bisa menimbulkan resiko kesehatan. Kondisi kekurangan vitamin D dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan dibawah ini:

  • Peningkatan resiko kematian dari penyakit kardiovaskular
  • Kerusakan koginitif pada usia lanjut
  • Asthma yang berat pada anak-anak
  • Kanker

Sebuah riset menyarankan bahwa vitamin D mempunyai peran dalam mencegah dan mengobati berbagai kondisi yang berbeda, termasuk diabetes tipe 1 dan tipe 2, hipertensi, intolerans terhadap glukosa, dan multiple sklerosis.

Kekurangan vitamin D bisa terjadi pada beberapa alasan:

  • Anda tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D

Hal ini bisa terjadi jika anda mengikuti diet sayuran yang sangat ketat, karena kebanyakan sumber-sumber makanan adalah hewani, termasuk ikan dan minyak ikan, kuning telur, keju, susu, dan hati sapi.

  • Jarang terpapar sinar matahari

Karena tubuh kita membuat vitamin D ketika terpapar sinat matahari, anda mungkin mempunyai resiko defisiensi vitamin D jika sering tinggal didalam rumah, seperti hallnya kita yang sedang berada di kawasan timur tengah. Bagi pekerja kantoran, transportasi ke kantor naik kendaraan, saat bekerja lebih banyak didalam ruangan, pulang ke rumah sudah sore dan sering didalam rumah, pergi ke Mall juga dalam ruangan. Maka jarang sekali kulit ini terpapar dengan sinar mentari pagi.

  • Anda memiliki kulit yang gelap

Pigmen melanin mengurangi kemampuan kulit untuk membuat vitamin D dalam responnya terhadap paparan sinar mentari. Beberapa studi mengungkap bahwa usia lanjut dengan kulit yang gelap mempunyai resiko tinggi kekurangan vitamin D.

  • Ginjal anda tidak mengubah vitamin D kedalam bentuk aktif

Usia semakin lanjut juga mengakibatkan menurunnya kemampuan ginjal mengubah vitamin D kedalam bentuk yang aktif. Hal ini juga bisa mengakibatkan kekurangan vitamin D.

  • Sistem pencernaan anda tidak adekuat dalam menyerap vitamin D

Masalah kesehatan tertetntu, termasuk penyakit Crohn’s, cystic fibrosis, dan penyakit celiac, dapat berakibat pada kemampuan usus dalam menyerap vitamin D dari makanan yang dimakan.

  • Anda mengalami obesity (kegemukan).

Vitamin D diekstrak dari darah dengan sel-sel lemak, mengubahnya kedalam sirkulasi. Orang-orang dengan indeks masa tubuh 30 atau lebih sering mengalami kurangnya level vitamin D.

 

Referensi:

1. Sharif, Elham et al. 2011. The prevalence of vitamin D among college female at Qatar University (pilot study). Saudi Medical Journal. Vol. 32 (9): 964-5. diakses dari http://www.qu.edu.qa

3. Mahdy, S.M. et al. 2008. Vitamin D status in health care professionals in Qatar. Saudi Medical Journal; Vol. (1): 74-77. Diakses di http://www.smj.org.sa dan http://ipac.kacst.edu.sa

4. http://www.webmd.com/diet/vitamin-d-deficiency

5. http://www.food-info.net/id/vita/fat.htm

6. http://thepeninsulaqatar.com/qatar/183631-vitamin-d-deficiency-high-in-qatar-study.html

Advertisements

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: