JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Negeri » 4G: Gempa, Geludug, Gerimis & Gurun

4G: Gempa, Geludug, Gerimis & Gurun


qatar mendung

Jelajah Qatar | Doha – Kemarin siang, lima belas menitan menjelang jam empat belas waktu Qatar, pertama kalinya saya merasakan ‘goncangan’ gempa. Walau skalanya tak sebesar gempa semasa saya kecil dulu di kampung halaman, namun ini merupakan pengalaman pertama kali selama lebih dari empat tahun tinggal di negeri ini.

Beberapa menit setelah merasakan gempa itu, berita pun beredar di media sosial dan media berita lainnya. Tersiar kabar bahwa ada gempa yang berpusat Iran yang menyebar ke Pakistan, India, UAE, bahkan sampai juga ke Qatar. Gempa ini merupakan gempa kedua kalinya, gempa pertama terjadi 10 April 2013 lalu.

Di awal pagi, terlihat jalanan di sekeliling apartemen milik perusahaan terlihat basah. Alhamdulillah, subuh tadi Allah mengaruniakan hujan, walaupun bukan hujan lebat yang sampai menimbulkan banjir. Tanaman dan rerumputan nampak lebih fresh. Suara kicauan burung pun terdengar lebih nyaring. Mungkin alam berkata, sungguh indah pagi ini. Berkah Allah turun dari langit.

mendung2Pagi tadi selepas sarapan, segera tancap gas menuju ibukota Doha. Ya hanya sekedar melepas penat dan melihat keindagan ibukota.

Sepanjang perjalanan hanya hamparan gurun nan gersang. Tak ada lebatnya pepohonan. Tak ada kepadatan lalu lintas. Empat lajur jalan begitu lebarnya. Hanya sesekali satu dua kendaraan melintas dan menyalip laju kendaraan yang saya tumpangi.

Debu-debu pasir berserakan di sisi jalan. Debu-debu yang terbawa oleh tiupan angin sebagai pertanda musim panas sebentar lagi tiba. Jauh tinggi diatas sana, langit terlihat mendung. Memang mendung tidak berarti hujan. Itu kata pepatah dulu. Tapi Allah Maha Kuasa. Kun, Fayakun.
Alhamdulillah, apa yang saya impikan, datang. Sepanjang perjalanan pulang dari ibukota menuju tempat saya kerja saat ini, gerimis mulai turun. Tetes demi tetes air hujanpun kian membasahi kaca depan. Dalam hati berkata, Alhamdulillah, Terima Kasih Ya Allah atas karunia hujanMu. Walau tak sederas gerimisnya hujan di negeri tropis, tapi ini merupakan berkah terindah dari Allah Azza wajala.

mendung1Curah hujan di Negara-negara teluk memang sangat rendah curahnya. Sangat jarang sekali kita temui dan nikmati indahnya derasnya hujan. Rintik-rintik hujan aja sangat jarang sekali turun.

Sore selepas ashar, terdengar suara geludug yang membahana. Suara yang sangat sering muncul ketika langit mendung dan hujan mau turun. Geludug ini juga menjadi suara geludug yang pertama kali saya dengar semenjak empat tahun saya di Qatar.

Alhamdulillah, beberapa menit kemudian, hujan pun turun. Sejuk sekali rasanya. Terima kasih ya Allah atas limpahan karuniaMu ini. Semoga kami tergolong menjadi manusia yang penuh kesyukuran. Aamin.

Dukhan, 17 April 2013

Advertisements

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: