JelajahQatar.com

Home » 2013 » July

Monthly Archives: July 2013

Multilingual, Why Not!

Foto by ykai.net

Foto by ykai.net

Kita tentu ingat dengan Presiden RI pertama, Bapak Ir. Soekarno. Beliau adalah seorang pemimpin besar, seorang proklamator, The Founding Father of Indonesia. Pidatonya yang berapi-api mampu membakar semangat rakyat Indonesia hingga tercapainya kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Salah satu yang istimewa dari Bung Karno adalah kemampuannya berbicara dalam berbagai bahasa (multilingual).

Sukarno was fluent in several languages. In addition to the Javanese language of his childhood, he was a master of Sundanese, Balinese and of Indonesian, and especially strong in Dutch. He was also quite comfortable in German, English, French, Arabic, and Japanese, all of which were taught at his HBS. He was helped by his photographic memory and precocious mind (wikipedia).

Presiden Soekarno mampu berbicara dalam 9 bahasa. Luar Biasa!

Tahukah anda, saat ini ada seorang generasi muda Indonesia juga memiliki kemampuan multilingual yang boleh dibilang sepadan dengan beliau. Dalam usianya yang masih 16 tahun, Gayatri Wailissa menguasai 9 bahasa diluar bahasa ambon dan bahasa Indonesia sebagai bahasa ibunya. Bahasa yang dikuasainya adalah bahasa Inggris, Belanda, Jerman, Perancis, Mandarin, Jepang, Italia, Spanyol dan Arab. Kesemua bahasa yang Gayatri kuasai tidak hanya dalam bahasa verbal saja, tapi juga dalam bahasa tulis. (more…)

Renungan Dhuha

renungan dhuha

Renungan Dhuha

Terkadang kita bercanda
Terkadang kita tertawa
Terkadang kita bersedih
Terkadang kita menangis

Canda tawa…
Sedih tangis…
Hanyalah sebuah proses kehidupan…

“Kullu nafsin dzaaiqotul maut”
Setiap yang berjiwa itu akan mati

Ketika tahun ini kita masih bisa menikmati ramadan
Belum tentu tahun depan kita bisa menikmatinya kembali

Kalau hari ini kita masih bisa bercanda
Belum tentu esok pagi kita masih bisa tertawa
Kalau hari ini kita bersedih
Belum tentu esok pagi kita masih menangis

Tetaplah semangat menjalani hidup

Jadikan setiap langkah hidup yang kita lalui menjadi sebuah pelajaran kehidupan (more…)

Belajar Dari Kehidupan Rasulullah SAW Sewaktu Kecil

Sidra Tree

Pohon Sidra di Padang Pasir, Qatar

Usia kian bertambah, kehidupan terus berubah, tapi seberapa banyak kita mengenal Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah islam? Saya sendiri merasa masih belum mengenal banyak tentang kehidupan beliau. Utamanya kehidupan beliau sewaktu belum menjalani risalah kenabian.

Alhamdulillah sejak sebulan lalu saya mendapat pinjaman buku yang berjudul Ensiklopedia Leadership & Management “The super leader the super manager”karya Dr. Muhammad Syafi’i Antonio, M.Ec.

Membacanya lembar demi lembar semakin menjadikan diri semakin bodoh. Banyak sekali yang belum saya mengerti tentang sejarah hidup Rasulullah Muhammad SAW. Disini saya akan mencoba membuat ringkasan tentang masa kecil Rasulullah SAW. (more…)

Mall of Qatar Akan Dibuka Tahun 2015

Mall of Qatar adalah sebuah Mall baru di Qatar yang saat ini masih dalam tahap konstruksi. Mall seluas 4,176,000 square feet. Lokasi mall ini berseberangan dengan lokasi Rayyan Stadium, salah satu Stadium Piala Dunia 2022. Dalam tayangan video yang diunggah di youtube, Mall of Qatar akan terkoneksi dengan stasiun Doha’s new metro line, Mall of Qatar akan memiliki area bisnis seluas lebih dari 1,750,000 square feet, yang terdiri dari 3 lantai. Dilengkapi fasilitas parkir baik underground maupun surface parking untuk 7,000 kendaraan.

Mall ini akan mengakomodasi 400 toko dari kelas luxury sampai merek-merek kelas dunia. Dilengkapi dengan fasilitas food court, beverage and entertainment.

Konstruksi sedang berjalan saat, rencananya Mall ini akan buka pada tahun 2015. Diperkirakan ada sekitar 20 juta cuctomer setiap tahunnya.

Bila anda ingin mengetahui kondisi terakhir proyek konstruksi Mall of Qatar bisa mengunjungi website resminya di http://www.mallofqatar.com.qa/

Video layout Mall of Qatar bisa ditonton disini:

Ramadan in Qatar: Day 14

Di hari ke 14 ramadan tahun ini, saya disibukkan sebagai event organizer kegiatan safari ramadan yang kedua di Dukhan. Koordinasi dengan berbagai pihak aktif dilakukan sejak beberapa minggu terakhir demi suksesnya acara.

Kerjasama antara IMSQA-PERMIQA-IFF DUKHAN. Saya bukanlah ketua, saya juga panitia khusus ramadan, tapi saya hanya berusaha bwrkontribusi untuk komunitas Indonesia disini.

Ibu-ibu sudah mulai disibukkan sejak beberapa hari yang lalu. Disibukkan dalam menyiapkan hidangan berbuka sore ini. Menu sayur asam, ayam goreng dan tempe goreng menjadi santapan utama sore ini. Serasa di Indonesia memang.

Ada yang kebagian tugas menjemput 11 karyawan kontraktor asal Indonesia yang tinggal di Zekreet. Kota industri yang berjarak sekitar 12 KM dari kota Dukhan.

Ada yang kebagian tugas menjemput masakan ibu-ibu. Ada yang menyiapkan peralatan makan dan yang lainnya sibuk mempersiapkan kelengkapan dokumentasi. Dari videography, sound system dan photography. Sementara tim pembawa acara juga sudah siap sedia. Alhamdulillah semua kompak.

Acara tausiyah menjelang berbuka pun berjalan lancar. Diisi oleh ustadz Dr. Adian Husaini. Tema yanv diangkat masih sama dengan tema yang dibicarakan di wakrah kemarin. Tema yang membuka wawasan jamaah dalam menjaga diri dari pemikiran yang merusak keimanan.

Ramadan Kareem.

safari ramadan dukhan 1434 H1

Ramadan in Qatar: Day 13

Memasuki hari ke 13, sore ini saya menuju kota Doha demi menghadiri acara safari ramadan. Acara yang diselenggarakan atas kerjasama IMSQA-PERMIQA dan PPNI Perwakilan Qatar. Bertempat di Rotana Resto, Barwa Village, Wakrah.

Pembicara yang mengisi adalah Dr. Adian Husaini, M.Si. Tema yang diangkat sore itu adalah membentengi diri dari paham-paham yang merusak keimanan. Utamanya dalam bulan ramadan.

Siangnya saya sempatkan juga berjamaah ashar di masjid abdul wahab, Doha. Sebuah masjid yang baru dipakai sejak ramadan tahun lalu. Kalau dari luar arsitekturnya biasa saja, hanya blenduk saja yang berjumlah 99. Tapi ketika memasuki interior masjid, suasananya cukup tenang dan menyejukkan.

Memasuki tempat parkir kendaraan di lantai bawah, disitu sudah ada seorang karyawan dan satu unit mobil golf yang siap mengantar jamaah menuju ke hall utama masjid.

Ruang wudhu berada di bawah lantai hall utama. Ruangan yang sangat bersih. Nampak beberapa karyawan kebersihan siaga di tempat dalam membersihkan ruang wudhu agar tetap bersih dan kering.

image

Don’t use a mobile phone while driving in Qatar!

“The use of mobile phones whether for talking, texting or any other purpose considerably diverted the attention of motorist and negativwly affected their performance on the road” Brigadir Al-Kharji (Traffic Patrol Director).

“Holding a mobile phone while driving is a violation of Qatar’s traffic rules, irrespective of the fact that the driver is using the handset for talking or not”,  Brig-Al Kharji said.

Source: Gulf Times 24/7/2013

Ramadan in Qatar: Day 9

Memasuki hari ke 9, kota Dukhan dimana saya tinggal sekarang, kedatangan ustadz dari Indonesia. Beliau adalah al ustadz Dr. Agus Setiawan, Lc, M.A. Ini merupakan kehadiran beliau yang kedua. Kedatangan pertama saat kajian idul adha tahun lalu. Ini merupakan sebuah rangkaian acara safari ramadan 1434 H di Qatar.

Sebagai bagian event organizer terkadang harus lebih sibuk di belakang layar. Sampai-sampai ketika beliau sudah nyampai di tempat acara, saya tak sempat menyambutnya secara langsung. Tapi alhamdulillah ada tim EO lainnya yang menyambutnya di Black Gold Hall, QP Dukhan. Acara pun berjalan sesuai waktu yang direncanakan.

Tema yang diusung adalah Ramadan Bulan Perbaikan Diri. Doktor di bidang fiqh hadits ini mengibaratkan umat islam yang sedang menjalankan ibadah ramadan sebagai seekor kepompong. Selama sebulan penuh ditempa dan diuji oleh Allah untuk mengendalikan hawa nafsu dan memperbanyak amal ibadah. Dengan harapan agar di akhir ramadan bisa menjadi seekor kupu-kupu yang indah rupawan.

Empat pesan penting terkait upaya perbaikan diri yaitu agar kita bisa menjadi hamba yang ikhlas, selalu dekat dengan alquran, selalu dekat dengan keluarga dan semakin peduli dengan sesama (dermawan). Itulah 4 pokok yang disampaikan ustadz Agus. Semoga kedekatan kita terhadap keluarga selama di dunia akan menjadikan sebuah jalan untuk mempertemukan kembali keluarga itu di surgaNya Allah ‘azza wajala. aamiin.

Ramadan Kareem.

safari ramadan dukhan 1434 H1

Foto by Arief Hidayat

Ramadan in Qatar: Day 8

Ketika sore menuju ke masjid untuk jamaah ashar, saya perhatikan rumput-runput taman sebagian mengering. Sebagian yang lain masih terlihat hijau. Sempat berpikir, kenapa bisa berubah kering begitu? Mungkin karena panasnya sengatan mentari, pikir saya.

Sebagai manusia, pelajaran yang bisa kita ambil adalah bahwa kita semua akan mati. Banyak ayat di alquran menyebutkan bahwa setiap yang berjiwa akan mati. “Kullu nafsin dzaiqotul maut”.

Semoga kita terus bisa mengisi sisa ramadan tahun ini dengan amal sholeh dan meningkatkan qiyamul lail agar bisa mendapatkan berkahnya ramadan. aamin

Ramadan Kareem

image

Ramadan in Qatar: Day 7

JELAJAH QATAR | Doha – Hari ini selasa, memasuki ramadan hari ke tujuh. 3 hari lagi kita akan memasuki akhir 10 hari yang penuh rahmah.

Jam enam pagi dalam perjalanan pulang dari ummbab menuju kota dukhan, kabut menyelimuti. Kabut terlihat jelas ketika memasuki batas wilayah Dukhan. Suhu udara diluar berkisar 29-30 derajat celcius. Walau tak dingin, kabut pagi membuat suasana terasa sejuk dan nyaman. Saya sempat berpikir, wah musim dingin lagi nih!

Meriam ramadan

Memasuki ramadan, banyak kita dengar suara dentuman meriam bambu dan sejenisnya sewaktu masa kecil dulu di Indonesia. Terutama di waktu menjelang berbuka, malam hari dan waktu sahur.

Tak jauh beda dengan tradisi Indonesia, di Qatar ada juga. Namanya “ramadan canon”.

Meriam ini milik tentara dengan operator juga tentara disulut tiap senja di bulan suci ramadan.

Dentuman meriam sebagai pertanda bahwa waktu berbuka puasa sudah tiba. Sebuah pertanda bahwa maghrib sudah masuk waktunya.

Kemarin sore di komplek yang saya tempati, ada acara semacam. Anak-anak mulai berdatangan ketika waktu mendekati maghrib. 3 orang tentara Qatar sudah bersiaga dengan meriamnya. 3 menitan menjelang waktu azan maghrib, satu tentara lengkap dengan seragam dengan corak warna padang pasir memasukan selongsong mesiu ke lobang canon.

Begitu waktu azan maghrib tiba, canon pun segera berdentum keras.

Duuuuaaaarrrrrr!!!

Satu kilatan berwarna pelangi meluncur membumbung tinggi ke langit. Asap putih tebal mengepul menyelimuti pengunjung ramadan canon sore itu.

Para pengunjung sempat dibuat kaget. Sampai anak-anak ada yang menangis saking kagetnya.

Gendang sahur

Di koran lokal beberapa hari yang lalu juga disebutkan tentang sebuah tradisi arab lama. Tradisi memukul drum oleh anak-anak muda arab sambil berkeliling untuk membangunkan orang sahur.

Mereka berkeliling menyusuri gang-gang perumahan. Layaknya anak-anak di kampung saya dulu, sambil membawa berbagai macam alat perkusi seadanya guna membangunkan sahur.

Tenda ramadan

Ramadan memang bulan yang penuh keberkahan. Tidak hanya bagi yang berpuasa saja, tapi bagi orang-orang yang kurang beruntung.

Lembaga-lembaga pemerintah dan swasta menyelanggarakan acara buka bersama. Tenda-tenda berdiri di beberapa titik. Bisa kita temui di souq waqif (kawasan pasar tradisional di ibukota Doha) dan banyak didirikan didekat masjid besar di berbagai wilayah di Qatar.

Ramadan Kareem.

Ramadan canon

Ramadan in Qatar: Day 6

JELAJAH QATAR | Doha – Jam 06.30 para pekerja komplek perumahan karyawan kami tinggal, sedang berjajar di gerbang utama. Menanti pemeriksaan ketat dari security officer yang berjaga. Semua harus membawa kartu pengenal karyawan, kalau tidak, resikonya mereka nggak boleh bekerja.

Sebagian pekerja lainnya malahan sudah mulai aktifitasnya semenjak waktu subuh. Para petugas kebersihan (pengangkut sampah) sudah mulai kerja di awal pagi. Cuaca yang sangat panas di siang hari menjadikan perubahan waktu kerja lebih awal.

Alhamdulillah, hari ini memasuki hari ke enam. Lembar demi lembar kitab suci terus dibaca. Berharap minimal satu juz terselesaikan bulan ini.

Jamaah sholat wajib di masjid-masjid juga memanfaatkan waktu sebelum dan sesudah sholat jamaah untuk tadarus quran. Sambil duduk bersandar ke dinding, mereka tartil membaca alquran ayat demi ayat. Syahrul quran. Itulah ramadan.

Semoga Allah menguatkan hati dan raga kita untuk menuntaskan ibadah di 10 hari pertama. Semoga kita termasuk umat yang beruntung dan mendapatkan 10 hari yang penuh rahmah.

Ramadan Kareem.

image