JelajahQatar | Muhammad Ikhsan Ufiq. Di dalam Al Quran sangat banyak ayat yang berbunyi,  “Jannatun tajrii min tahtihal anhar”.

Banyak temen-temen yang membacanya dan berhenti pada kata “TAJRII”. Lalu dilanjutkan kembali dengan mengulang dari “JANNAATUN TAJRII MIN. …..DST”.

Cara waqaf seperti ini adalah salah dan tidak tepat,  karena maknanya dapat berubah fatal.

Yang tepat adalah membaca, jika ingin berhenti MAKA pada kata “Al Anhar”. Diulang nya boleh dari JANNATUN,  atau langsung dari TAJRII. …

 WHY ?

Because if you stop on “TAJRII”, the ayah means that jannah flows.  The correct meaning is that “Al Anhar” (river) it is flows.

EXAMPLE:

A. “JANNAATUN TAJRII” Then stop.  Start “TAJRII MINN TAHTIHAL ANHAARU KHOOLIDIINA FIIHAA ABADAA”

B. “JANNAATUN TAJRII MINN TAHTIHAL ANHAARU” then stop.  Start, ” TAJRII MIN TAHTIHAL ANHAARU KHOOLIDIINA FIIHAA ABADAA”