JELAJAH QATAR

Home » 2014 » October

Monthly Archives: October 2014

Gus Jakfar

Oleh A. Mustofa Bisri

Di antara putera-putera Kiai Saleh, pengasuh pesantren “Sabilul Muttaqin” dan sesepuh di daerah kami, Gus Jakfar-lah yang paling menarik perhatian masyarakat. Mungkin Gus Jakfar tidak sealim dan sepandai saudara-saudaranya, tapi dia mempunyai keistimewaan yang membuat namanya tenar hingga ke luar daerah, malah konon beberapa pejabat tinggi dari pusat memerlukan sowan khusus ke rumahnya setelah mengunjungi Kiai Saleh. Kata Kang Solikin yang dekat dengan keluarga ndalem, bahkan Kiai Saleh sendiri segan dengan anaknya yang satu itu.

“Kata Kiai, Gus Jakfar itu lebih tua dari beliau sendiri,” cerita Kang Solikin suatu hari kepada kawan-kawannya yang sedang membicarakan putera bungsu Kiai Saleh itu. “Saya sendiri tidak paham apa maksudnya.”

“Tapi, Gus Jakfar memang luar biasa,” kata Mas Bambang, pegawai Pemda yang sering mengikuti pengajian subuh Kiai Saleh. “Matanya itu lho. Sekilas saja mereka melihat kening orang, kok langsung bisa melihat rahasianya yang tersembunyi. Kalian ingat, Sumini yang anak penjual rujak di terminal lama yang dijuluki perawan tua itu, sebelum dilamar orang sabrang kan ketemu Gus Jakfar. Waktu itu Gus Jakfar bilang, ‘Sum, kulihat keningmu kok bersinar, sudah ada yang ngelamar ya?’ Tak lama kemudian orang sabrang itu datang melamarnya.” (more…)

Advertisements

Puisi Terakhir WS Rendra

Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya (more…)

Renungan: Setelah Meninggal

Oleh Ustad Dudi Mutaqin

Setelah kita menghembuskan nafas terakhir..
Setelah napas terakhir putus, mau di kemanakan jasad kita ini?
Mau di kasihkan ke siapa?
Adakah yg mau terima, mau beli atau memperebutkannya?

✅  Semasa hidup, kita lah tuan & orang yg paling berkuasa di rumah mewah kita.

✋  Saat meninggal,  tak ada yg setuju kita di simpan, walaupun hanya di garasi di belakang rumah kita.

✅👉 Semasa hidup, tiap malam kita duduk,
bersantai di ruang tamu sambil minum kopi, baca koran atau menyaksikan acara TV.

🚫✋ Saat meninggal, tak ada yg bisa terima,
walaupun kita hanya duduk diam di pojok paling ujung, tanpa kopi, koran / acara TV di ruang tamu. (more…)