JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Religi » SAHABAT ABU HURAIROH RODHIYALLÒHU ‘ANHU WA ARDHÒHU

SAHABAT ABU HURAIROH RODHIYALLÒHU ‘ANHU WA ARDHÒHU


Oleh Mochammad Fuady bin Abdullah

Nama sahabat mulia ini adalah Abdurrahman bin Shokhr Ad-Dausy…berasal dari Yaman.

Ibunya bernama Umaimah binti shufaih bin Harits,juga dari Ad-Dausy,Yaman.

Abu Hurairah RA berkata:”Rosulullah SAW memanggilku Abu Hirr,sedangkan para sahabat memanggilku Abu Hurairah”.(HR.Alhakim 3/506 dan Ibnu Asakir 67/313).

Abu Hirr artinya bapaknya kucing.Sedangkan Abu Hurairah artinya bapaknya kucing cilik/(tashghir).

Abdullah bin Rofi’ RA bertanya kepada Abu Hurairah RA,bagaimana engkau bisa dipanggil Abu Hurairah?.Kemudian dijawab bahwa aku adalah pengembala kambing dari salah seorang keluargaku,aku punya kucing kecil.Kalau malam menjelang,aku taruh kucing itu diatas pohon dan ketika pagi tiba,aku ambil dia dan ku ajak main bersamaku.Maka mereka menyebutku Abu Hurairah”.(HR.At-Tirmidzi 3840,Ibnu Sa’d 4/329 dan Ibnu Asakir 67/312-313).

Abu Hurairah RA sebelum masuk islam bernama Abu Syams.

Ayahanda Abu Hurairah meninggal saat Abu Hurairah masih kecil.Lalu hijrah ke madinah bersama ibunya dalam keadaan miskin.(Tobaqót ibnu Sa’d 4/326).

Abu Hurairah punya satu saudara,namanya Karim.(Jamharoh Ansàb Al-‘Arob,hal 382).

Islam sebelumnya sudah didengar di Dausy yaman,karena ada salah seorang sahabat juga berasal dari Dausy yang sudah masuk islam awal2 di makkah bernama Thufail bin Amr Ad-Dausy,yang kemudian sahabat ini pulang ke Yaman dan menyebarkan islam di sana.

Kabilah Daus sebelumnya adalah para penyembah berhala.Berhala kaum ini namanya adalah Dzil Kholashoh.(Bukhori 7116,Muslim 2906,Ahamd 7677 dan ibnu Hibban 6749).

Abu Hurairah RA masuk islam pada tahun 7 H (tahun dimana terjadi perang Khoibar).Pendapat inilah yang paling kuat,bahkan Imam Nawawi menyebutnya sebagai kesepakatan para ulama hadits dan sejahrawan bahwa Abu Hurairah masuk islam pada tahun 7 H.(Syarah Muslim 1/258).

Menurut sebagian riwayat Abu Hurairah RA masuk islam dalam usia 26 tahun.

Ibunya sendiri (Umaimah) pada akhirnya masuk islam berkat doa dari Rosulullah SAW,yang sebelumnya Abu Hurairah menceritakan tentang penolakan ibunya masuk islam dan meminta doa agar sang ibu diberi hidayah oleh Allah agar memeluk islam.Rosulullah SAW berdoa Allòhumma ihdi Umma Abi Hurairah”.(Ahmad 8259,Muslim 2491,Ibnu Sa’d 4/328,Alhakim 2/621,Ibnu Hibban 7154 dan AlBaghowi 3726).

Abu Hurairah RA adalah sahabat yang paling banyak mendapat hadits Rosulullah SAW,tercatat hingga 5374 hadits.padahal beliau hidup bersama Nabi SAW hanya 4 tahun lebih saja.(lihat riwayat Imam Ahmad 4/111,Alm’rifatu wa Attarikh 2/739,3/161 dan ibnu Asakir 67/317).Ini membuktikan betapa Abu Hurairah RA begitu dekat dengan Rosulullah SAW.

Sampai Rosulullah SAW wafat,Abu Hurairah RA tidak menikah.Baru kemudian beliau menikah dengan seorang wanita bernama Busroh binti Ghozwan.

Busroh binti Ghozwan adalah seorang shohabiat (sahabat wanita) sebelum dinikahi Abu Hurairah adalah majikan Abu hurairah sendiri.Pada wanita inilah Abu Hurairah bekerja agar bisa makan dan bertahan hidup,karena sebagaimana diketahui Abu Hurairah adalah salah seorang Ahlushshuffah,hidup sehari-hari dimasjid Rosulullah SAW bersama para sahabat Ahlushshuffah lainnya.Pada akhirnya Allah persatukan majikan dan pegawainya ini dalam ikatan pernikahan yang penuh berkah.(Thobaqot Ibnu Sa’d 4/326).

Busroh adalah adik Utbah bin Ghozwan,sahabat mulia yang pernah menjadi amir di bashroh/iraq.(Al-Ishobah 4/246).

Dari pernikahan ini,Allah karuniakan beberapa anak,tiga laki-laki dan satu perempuan.Mereka adalah Bilal,Abdurrahman,Almuharror dan yang perempuan tidak ditemukan kejelasan namanya.

Tentang wafatnya Abu Hurairah RA,ada tiga pendapat yaitu tahin 57 H,58 H dam 59 H.Pendapat yang akhir ini adalah yang paling kuat.Wafat dalam usia 85 tahun.

Wafat di rumahnya (Al’aqìq) kemudian jenazahnya dibawa ke madinah,disholatkan disana.Pada saat itu Amir kota madinah dipegang oleh Walid bin Utbah RA.

Diantara para pengiring jenazahnya adalah Abu Sa’id Alkhudhri RA dan Marwan bin Hakam yang berjalan didepan jenazah.Demikian riwayat dari Hilal bin Abi Hilal.

Sedangkan Nafi’ Maula Ibnu Umar berkata,aku bersama Ibnu Umar (Abdullah bin Umar bin Khoththob) berjalan didepan jenazah.Kulihat Ibnu Umar terus memperbanyak doa tarohhum (Allohummarham Abà Hurairah) dan beliau berkata bahwa hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah adalah hadits yang akan banyak dihafalkan kaum muslimin.

Abu Hurairah RA sahabat yang sangat mulia ini akhirnya di istirahatkan dipemakaman Baqi’/samping kiri belakang masjid Nabawi.(Al-Bidayah wa An-Nihayah 8/114-115).

Advertisements

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: