JelajahQatar.com | Selain visa kerja, dokumen apa yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat kerja ke Qatar? Demikian pertanyaan yang sering saya terima, baik via email maupun sosial media lainnya.

Jika anda sudah lolos seleksi dalam proses rekrutmen kerja ke Qatar (via PJTKI atau TKI Mandiri/direct hire), maka segera siapkan dokumen-dokumen yang mungkin diperlukan setibanya di Qatar.

1. Passport

Jika anda sudah punya visa kerja, sudah tentu anda punya passport. Yang perlu diperhatikan, pastikan masa berlaku passport anda minimal 6 bulan saat anda melakukan perjalanan ke Luar Negeri. Jikalau memang kurang dari 6 bulan, maka segeralah diperbarui di kantor imigrasi terdekat.

Ada baiknya jika anda punya e-passport. Passport ini akan mempersingkat waktu di imigrasi bandara, karena saat ini sudah banyak airport yang memiliki fasilitas e-gate.

2. Ijazah yang diterjemahkan dan diatestasi kemenlu, kemenkumham dan Qatar Embassy di Jakarta.

Jika anda pekerja professional, ada baiknya menyiapkan ijazah pendidikan terakhir (ijazah yang digunakan untuk melamar kerja ke Qatar). Terjemahkan ke dalam bahasa inggris atau Arab, kemudian lakukan atestasi ke Kementrian Luar Negeri, Kementrian Hukum & HAM dan Qatar Embassy.

Ijazah yang sudah diterjemahkan dan diatestasi ini akan besar manfaatnya jika sewaktu-waktu ada proses verifikasi dari pihak kementrian dalam negeri di Qatar.

Pengalaman terbaru dari seorang teman yang mengurus family visa, pihak kemendagri Qatar juga mempersyaratkan ijazah terjemah dan teratestasi dua kementrian dan Qatar Embassy di Jakarta.

3. Pas photo ukuran passport (kurang lebih ukuran 4 * 6 cm).

Siapkan pas foto terbaru passport size dengan background biru. Cetak saja sebanyak 20 an lembar. Inshaa Alloh akan bermanfaat untuk pengurusan berbagai macam kepentingan selama di Qatar (Qatar ID, finger printing, driving license, dan kepentingan lainnya).

4. Indonesian Driving License

Jika anda berencana mengurus driving license di Qatar, ada baiknya membawa SIM A keluaran Indonesia. Jika akan mencoba langsung test menyetir di Qatar, maka salah satu syaratnya adalah SIM A.

5. Police Clearance

Walaupun tidak mandatory, ada beberapa user menanyakan police clearance (SKCK) dari Indonesia. Pengalaman saya tahun 2008, saya mengurus police clearance di Mabes Polri (dalam bentuk bahasa inggris), GRATIS!

6. KTKLN

Kartu TKI ini masih jadi perdebatan. Saya sendiri masih punya dan aktif, akan tetapi saat ini tidak pernah lagi ditanyakan di bandara Soetta.

Demikian yang bisa saya share, semoga bermanfaat.

*Bisa berubah sewaktu-waktu, menyesuaikan aturan masing-masing negara.

Doha, 1 April 2015

@EnjoyYourDay