JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Negeri » KOMITMEN TUK GAPAI TUJUAN

KOMITMEN TUK GAPAI TUJUAN


image

JelajahQatar.com | Setahun lalu, Saya memulai hobi baru, Bersepeda.

Sesama komunitas masyarakat Indonesia di kampung Dukhan, Saya termasuk orang kesekian yang mempunyai sepeda, di kalangan dewasa. Di kalangan anak-anak, sepertinya sudah banyak sekali yang punya sepeda.

Dari kesekian itu, Saya mempunyai sebuah mimpi agar suatu waktu nanti bisa terwujud sebuah komunitas sepeda dan mampu menjelajah gersangnya negeri nan tandus ini.

Seorang kawan sebenarnya sudah memiliki sepeda gunung sejak 2 tahun lalu. Dalam rentang waktu itu, tak banyak digunakan sepeda itu. Bukannya malang melintang gowes sana sini, malahan lebih banyak terparkir di dalam kamarnya. Maaf, bukan bermaksud menyalahkan kawan saya yang satu ini.

Berawal dari sepeda second-an, dari seorang kawan asal negara tetangga, akhirnya saya miliki sepeda gunung. Kegiatan jelajah gurun pun dimulai.

Akhir Maret 2014, musim dingin sudah hampir berakhir. Suhu udara masih lumayan bersahabat. Sama lah dengan adem anget suhu di Indonesia.

Bermula selepas subuh, kami berdua memulai kegiatan bersepeda di sebuah kampung yang jaraknya 80-an KM dari Ibukota Doha. Sejak hari itu, kami berdua mencoba menekuni hobi baru. Dan sejak saat itu saya bermimpi jika di kemudian hari komunitas sepeda ini akan terus bertambah jumlahnya, muncul di media dan kian banyak orang yang senang ikut serta.

Komitmen & Citizen Journalism

Waktu terus bergulir. Satu per satu, ‘virus bersepeda’ menjalar. Satu per satu bergabung ke komunitas gowes ini. Jumlahnya pun kian banyak. Walau tak sampai ratusan, namun kami semakin eksis.

Sebuah ajang balap sepeda gunung di ibukota pernah kami ikuti. Menjadi juara bukan tujuan utama. Namun keikutsertaan kami mampu memberikan semangat bagi kawan-kawan yang ingin bergabung.

Sebagai seorang jurnalis warga yang tak pernah sekolah di bidang media, saya memanfaatkan betul ketenaran sosial media. Hampir setiap kegiatan yang kami lakukan, sesi foto selalu ada. Yap, ini tak sekedar untuk selfie-selfie tak ada guna, namun inilah yang dinamakan the power of photography.

Setiap kegiatan yang kami lakukan, foto-foto itu kami unggah ke grup Komunitas Sepeda Indonesi di Timur Tengah (Indonesian FunBike Middle East).

Tak mudah memang untuk menggambarkan atau mengilustrasikan sebuah peristiwa ke dalam artikel. Tak banyak juga orang yang suka membaca sebuah artikel. Untuk mengatasi itu, maka saya memanfaatkan foto untuk publikasi dan menjaring peminat baru.

Kegiatan gowes padang pasir ini akhirnya terus muncul di media. Tidak hanya media sosial, namun sudah merambah media nasional. Tentu kita sebagai pelaku kegiatan, mempunyai peran besar agar kegiatan itu terpublikasi.

Walaupun kami terpencil di luar negeri dan jauh dari ibukota. Namun kami mampu menembus media nasional yang begitu jauh jaraknya.

Artikel kegiatan kami sudah pernah publikasi di detikTravel dan Kompasiana.Tak hanya itu, liputan gowes kami juga pernah tayang di acara #NET10 milik NET|Televisi Masa Kini.

image

Inilah the power of citizen journalism. Setiap kita bisa memberitakan. Setiap kita bisa menjadi jurnalis warga. Yang terpenting tetap komitmen untuk terus belajar.

Sekecil apapun rencana anda, memiliki komitmen untuk menggapainya adalah sebuah kekuatan besar. Kekuatan yang yang mampu mengeluarkan energi positif, untuk menggapai semua tujuan yang sudah direncanakan.

Dukhan, 15 Agustus 2015
#ThePowerofCitizenJournalism

@EnjoyYourDay

Advertisements

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: