JELAJAH QATAR

Home » Wonderful Indonesia » Kereta Ekonomi, Murah tapi Nyaman

Kereta Ekonomi, Murah tapi Nyaman


image

Sudah lebih dari 10 tahunan tak merasakan layanan kereta api kelas ekonomi. Layanannya kini jauh berbeda dengan pelayanan di era tahun 90-an. Walau di kelas ekonomi, suasana di dalam kereta ekonomi sangat nyaman.

Sebulan yang lalu saya sudah membeli tiket kereta melalui minimarket. Satu tiket dewasa jurusan Pasar Senen ke Purwokerto dibandrol dengan harga hanya 110.000 perak. Bahkan jika mau turun hingga tujuan akhir kereta Gayabaru Malam di Stasiun Gubeng, Surabaya, harganya juga masih sama.

Nyampai di stasiun Pasar Senen jam 09 pagi. Suasana stasiun sudah mulai ramai.

image

Bagi anda yang butuh duit cash, tersedia beberapa anjungan tunai mandiri (ATM).

Lokasi anjungan Cetak Tiket Mandiri (CTM) tak jauh dari pintu masuk ke ruang tunggu penumpang. Tinggal mengetik kode booking, maka data tiket kita yang berisi nama penumpang, nomor identitas dan jadwal kereta muncul di layar, tinggal klik Cetak Tiket, maka tiket kereta api muncul. Its so simple!

Tak hanya di airport, di stasiun kereta api pun mengenal istilah boarding. Satu jam sebelum keberangkatan, para penumpang sudah mulai tertib mengantri di depan pintu masuk. Seorang petugas berdiri di jalur antrian, mengawasi antrian sambil sesekali menjawab pertanyaan satu dua penumpang yang lalu lalang.

image

Suhu udara kian menghangat. Dua kipas angin besar mulai berputar. Mencoba menyejukkan udara yang tadinya membuat keringat bercucuran.

Tepat didepan pintu masuk ruang tunggu, 2 orang petugas mengecek tiket dan kartu identitas asli para penumpang dengan teliti. Sementara 2 petugas lainnya melakukan croscek dan menyetempel tanda sudah diperiksa.

Ruang tunggu yang ada nampak bersih. Dua toilet untuk pria dan wanita ada di sisi kiri. Dua polisi khusus kereta api berjaga di ruang tunggu. Memastikan semua berjalan aman dan nyaman.

image

Tepat jam 10 pagi atau 30 menit sebelum berangkat, seorang petugas memberikan pengumuman melalui pengeras suara. Para penumpang diminta segera naik kereta api.

Disamping tiap-tiap gerbong berdiri papan kecil. Papan warna biru bertuliskan nomor-nomor gerbong, yang membantu para penumpang mengenali gerbongnya. Ada juga seorang petugas kereta yang berjaga disekitar pintu masuk gerbong, membantu para penumpang yang terkadang kebingungan dengan nomor gerbong dan nomor kursinya.

Memasuki gerbong, hawanya adem. 3 AC split terpasang. Kursi berhadap-hadapan (walau tidak bisa recleaning seat seperti di kelas eksekutif).

Barang-barang bawaan tersusun rapi di rak, tepat di atas kursi penumpang. Barang bawaan yang berukuran kecil, bisa saja ditaruh dibawah kursi.

Tepat jam 10.30 pagi, kereta perlahan bergerak menuju stasiun tujuan. Duty Officer mengumumkan rencana perjalanan kereta melalui pengeras suara. Mengumumkan dimana saja kereta akan berhenti.

Bicara soal kenyamanan, kereta ekonomi ini cukup nyaman. Tak seperti jaman dulu yang dipenuhi dengan para pedagang asongan, pengamen, para penumpang yang duduk di lantai, dan kepulan asap rokok disetiap ujung gerbong. Kereta ekonomi saat ini sudah bebas dari semua itu. Bahkan jika didapati penumpang merokok dalam gerbong, maka akan diturunkan di stasiun terdekat.

Untuk urusan istirahat biar nyaman, di dalam kereta ekonomi ada sewa bantal. Kalau nggak salah, satu bantal cukup sewa 5000 selama dalam perjalanan.

Untuk urusan isi perut, pramugari/pramugara kereta berkeliling menjajakan makanan dan minuman.¬† ‘Restoran berjalan’ milik anak perusahaan PT. KAI. Menu andalannya nasi goreng dan nasi rames. Harganya memang agak mahal dibanding harga makanan minuman di warteg.

Perjalanan jauh dan hawa dingin menyebabkan urusan buang hajat menjadi penting. Jangan khawatir, di dalam kereta ekonomi terdapat WC yang bersih. Air dan tissuenya ada juga lho! (walau kadang nggak ngalir kencang).

Sesaat setelah kereta bergerak, seorang petugas berseragam warna biru dongker dikawal oleh Polsuska melakukan pengecekan tiket satu persatu. Meyakinkan setiap tiket sesuai dengan kereta dan tempat duduk.

Jika anda ingin melakukan perjalanan jauh, ada baiknya sekali-kali mencoba moda transportasi kereta api. Selain murah, juga aman dan nyaman.

Cirebon, 2 November 2015

Follow Us @JelajahQatar

Advertisements

2 Comments

  1. paijo says:

    kereta bukan gerbong, gerbong buat barang

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: