JELAJAH QATAR

Home » Jelajah Negeri » NASIHAT IMAM SYAFI’I MENJELANG AKHIR HIDUPNYA

NASIHAT IMAM SYAFI’I MENJELANG AKHIR HIDUPNYA


Diriwayatkan dari al-Muzanni, “Aku masuk menemui Muhammad ibn Idris al-Syafi’i menjelang wafatnya.

Aku bertanya kepadanya, ‘Bagaimana keadaanmu, wahai Abu Abdullah?’

Syafi’i menjawab, ‘Sepertinya aku akan pergi dari dunia ini dan berpisah dengan saudara-saudaraku. Aku meminum dari gelas kematian dan menjumpai Alloh dengan membawa amal burukku. Aku tidak tahu, akankah aku masuk surga hingga aku bahagia, ataukah akan ke neraka hingga aku menderita?’

Kataku kepadanya, ‘Wahai Abu Abdullah, nasihatilah aku!’

Ia berkata,

✅Bertakwalah kepada Alloh dan ingatlah selalu akhirat dalam hatimu.

✅Jadikan kematian selalu di matamu dan jangan kau lupa keadaanmu kelak di hadapan Alloh.

✅Jadilah selalu bersama Alloh dan jauhi larangan-Nya, tunaikan kewajiban-Nya dan berjalanlah di jalan kebenaran di manapun kau berada.

✅Jangan kau anggap remeh nikmat Alloh kepadamu, walaupun sedikit. Terimalah ia dengan rasa syukur.

✅Jadikan diammu sebagai tafakur, bicaramu sebagai zikir, dan pandanganmu sebagai usaha mengambil pelajaran.

✅Maafkan orang yang memzalimimu, jalin silaturahmi dengan orang yang ingin memutuskannya, bersikap baiklah kepada orang yang bersikap buruk kepadamu, bersabarlah atas musibah, dan mintalah ampunan Alloh dari neraka dengan takwa.

Aku lalu berkata, ‘Tambah lagi, wahai Abu Abdullah!’

Ia melanjutkan,

✅Jadikan kejujuran sebagai lisanmu,
✅menjaga amanat sebagai tiangmu,
✅rahmat sebagai buahmu,
✅syukur sebagai pembersihmu,
✅kebenaran sebagai perniagaanmu,
✅kasih sayang sebagai hiasanmu,
✅AlQuran sebagai kecerdasanmu,
✅ketaatan sebagai hidupmu,
✅keridhoan sebagai amanatmu,
✅pemahaman sebagai mata hatimu,
✅harapan sebagai kesabaranmu,
✅takut sebagai pakaianmu,
✅sedekah sebagai pelindungmu,
✅zakat sebagai bentengmu,
✅rasa malu sebagai pemimpinmu,
✅kesabaran sebagai menterimu,
✅tawakal sebagai tamengmu,
✅dunia sebagai penjaramu,
✅kemiskinan sebagai tempat tidurmu,
✅kebenaran sebagai penuntunmu,
✅haji dan jihad sebagai tujuanmu,
✅AlQuran sebagai temanmu berbicara, dan
✅Alloh sebagai Penghiburmu.

Barang siapa menjadikan semua ini sebagai sifatnya maka surga akan menjadi tempatnya.

Dikutip dari buku ‘Biografi Imam Syafi’i’ karya DR. Tariq Suwaidan, Hal. 311-313.

image

Advertisements

Please Leave Your Comment :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: