JelajahQatar.com

Home » Posts tagged 'adventure qatar'

Tag Archives: adventure qatar

Sepedanya Dikayuh, Vitamin D-nya Diunduh!

bikers1

JelajahQatar | Jika kita tinggal di Negara-negara kawasan Timur Tengah, maka akan mengalami dua musim, yaitu musim dingin dan panas. Musim dingin akan muncul sekitar bulan Oktober hingga Maret, sementara musim panas akan muncul di bulan Mei hingga September.

Munculnya musim panas bagi sebagian orang akan menjadikan malas keluar rumah. Apalagi jika kelembaban udara sedang tinggi. Ketika musim panas tiba, banyak ibu rumah tangga dan anak-anak yang memilih tinggal didalam rumah ketika pagi hari. Hal ini mengakibatkan kulit kurang kontak dengan sinar matahari pagi yang notabene mengandung banyak Vitamin D. Terlebih lagi bagi para pekerja kantoran, terpaan sinar mentari ke kulit akan sangat kurang.

Padahal Vitamin D itu penting artinya bagi tubuh dalam penyerapan kalsium yang penting bagi tulang dan berperan dalam sistem kekebalan tubuh dengan membantu mengurangi peradangan. Selain itu kekurangan Vitamin D bisa mengakibatkan munculnya beberapa penyakit diantaranya Diabetes, Kanker, Multiple Sclerosis dan Rheumatoid Arthitis,

Dari beberapa penelitian di Qatar, didapati bahwa banyak responden yang mengalami kekurangan kadar vitamin D. Di tahun 2009, didapati banyak anak-anak yang mengalami kekurangan kadar Vitamin D.

“The present study revealed that the prevalence of vitamin D deficiency is high in Qatari children and more common in Qatari girls. In the young population in Qatar, vitamin D deficiency appears to result from a combination of limitations in sunlight exposure and a low oral intake of vitamin D (Hoffman, Al-Ali & Bener, 2009).

Pada penelitian di tahun berikutnya, ditemukan angka kekurangan vitamin D yang cukup signifikan pada mahasiswi-mahasiswi di Qatar University.

“The results indicate a remarkably high prevalence of vitamin D deficiency and insufficiency (97.2%) among healthy college female subjects; (50.7%) showed severe vitamin D deficiency (25(OH)D <10 ng/ml); and (46.5%) showed vitamin D insufficiency (25(OH)D (10-30) ng/ml), only 2.8% were found to have an optimal level of vitamin D (25(OH)D >30 ng/ml) (Sharif & Rizk, 2010). (more…)

Keep GoWest, Body Fresh!

JelajahQatar | Koleksi foto-foto Mountain Biking di kawasan padang gurun. Mengeksplore Qatar sambil berolahraga dan berinteraksi sesama Diaspora Indonesia di Qatar. Di sela-sela gowes kami asyik berbagi cerita dan pengalaman hidup. Indahnya kebersamaan itu.

Dukhan, 22 September 2014

Ramadan in Qatar: Day 5

JELAJAH QATAR | Doha – Tak terasa sudah lima hari ramadan berlalu. Tak terasa juga syahrurrahmah terus beranjak meninggalkan kita.

Bulan yang penuh kasih sayang.

Memasuki ramadan, pemerintah Qatar menetapkan kebijakan tentang jam kerja. Baik instansi pemerintah maupun swasta, jam kerja para karyawan menjadi lima jam saja.

Untuk fasilitas publik seperti rumah sakit, perkantoran, tempat perbelanjaan juga menerapkan hal yang sama.

Demi mengakomodasi cuaca yang sedang panas dan masyarakat yang sedang berpuasa di siang hari, banyak fasilitas publik yang buka pada malam hari. Mall-mall bahkan buka hingga dini hari.

Boleh dibilang siang jadi malam, malam jadi siang.

Ketika kita jalan-jalan ke kota malam hari, seolah kota itu hidup hingga waktu menjelang sahur.

Jika anda mempunyai kesempatan menikmati ramadan di Qatar, jangan tidur cepat di malam hari. Sekali-kali gunakan waktu anda untuk berkeliling kota.

Ramadan Kareem.

Zekreet Trip 2013 (33)

Ramadan in Qatar: Day 4

JELAJAH QATAR | Doha – Alhamdulillah sebentar lagi juz 8 saya baca. Syahrul qur’an, demikian salah satu sebutan untuk bulan ramadan. Bulan diturunkannya alquran sebagai petunjuk bagi umat manusia.

Memasuki ramadan hari keempat tahun ini, saya kebagian kerja pagi. Di sebuah kota berjarak 27 KM dari kota dukhan. Umm bab, begitu orang menyebutnya area ini.

Ada 3 pabrik semen yang berjarak tak begitu jauh satu sama lainnya.

Dari ummbab, kita bisa lurus terus ke arah barat menuju perbatasan Qatar dan Saudi. Abu Samra nama kotanya. Berjarak sekitar 50 an KM maka kita akan sampai di border.

Suhu udara siang ini masih panas. Ditambah kelembaban yang meningkat. Keringatpun keluar lebih banyak ketika kita beraktifitas di luar gedung. Bahkan hanya berdiri saja, keringat bisa keluar dari badan kita.

Suasana ummbab sangat lengang. Hanya terdapat sebuah kampung kecil yang terdapat rumah2 orang lokal dan para karyawan pabrik semen.

Lain dari pada itu hanya hamparan padang pasir. Disisi jalan ummbab menuju salwa road, Doha, bisa kita lihat jalur pipa migas menuju messaied industrial city.

Jalanan sangat sepi kendaraan. Hanya sesekali truk pengangkut semen menuju dan keluar dari pabrik semen. Sesekali pula kendaraan pribadi dan bus karwa lewat.

Semoga Allah meridhoi puasa kita hari ini.

Ramadan Kareem.

korma

Ramadan in Qatar: Day 3

JELAJAH QATAR | Doha – Memasuki hari ketiga waktu sahoor berakhir 03.22 pagi. Azan subuh pun berkumandang sebagai pertanda masuk waktu subuh.

Suasana masjid yang biasanya lengang di kala subuh, jamaah kini membludak. Tidak hanya di Indonesia, di Qatar juga demikian.

Jamaah sholat wajib yang biasanya tak sampai full, kini selalu penuh. Mungkin ini berkahnya ramadan. Semua orang berbondong berharap pahala yanh berlipat ganda.

Sholat jum’at hari ini tak bisa saya ikuti. Hanya sholat zuhur berjamaah yang kami dirikan. Semua ini karena tanggung jawab kerjaan. Semoga Allah memberikan keringanan kepada hambaNya yang hina ini.

Sore hari selepas kerja, jamaah ashar tak terlewatkan. Tartil quran pun terus dibaca, berharap bisa khatam minimal satu kali selama ramadan.

Alhamdulillah memasuki hari kedua, 5 juz sudah selesai dibaca. Semoga Allah meridhoi bacaan saya dan menjadi amal kebaikan di bulan mulia ini.

Ramadan Kareem.

panas gurun

Ramadan in Qatar: Day 2

JELAJAH QATAR | Doha – Hari ramadan kedua masih tak jauh beda dengan hari pertama. Suhu udara kian memanas.

Pagi tadi saya ngga sempat menikmati sunnahnya sahur. Ternyata saya terlelap dalam tidur.

Awal pagi mendengar kabar bahwa seorang ibu yang dirawat sejak april di rumah sakit Cuban, meninggal dunia. Beliau adalah seorang ibu asal indonesia yang dalam perjalanan umrah kemudian sakit. Si ibu sakit kritis ketika transit di bandara doha.

Sebagai wujud kepedulian sebangsa, maka tadi pagi sekitar jam 09, saya temani ketua komunitas indonesia di dukhan untuk memastikan berita tersebut.

Akhirnya dipastikan bahwa si ibu sudah meninggal dunia sejak kemarin dan jenazahnya disemayamkan di doha. Kabar tersebut kami sampaikan langsung ke pihak berwenang di kedutaan doha. Semoga amal baik si ibu mendapatkan balasan dari Allah swt dan dosa2nya diampuni, aamiin.

Ini merupakan sebuah peringatan bagi kita semua bahwa setiap yang berjiwa akan mati.

Sore harinya saya segera menuju ummbab. Memenuhi panggilan kerja sore. Sesaat sebelum azan maghrib, seorang lokal meminta rekan kerja saya asal tunisia untuk berbuka bersama. Saya pun diajak.

3 menit selepas azan maghrib di kota doha, kami pun memulai menyantap hidangan berbuka. Menu pembuka, kurma dan laban (susu fermentasi). Dilanjut dengan sup dan harris (sejenis bubur, yang munculnya khas di bulan ramadan). Menu utama tersaji laham (daging kambing) dan ayam goreng. Alhamdulillah semoga berkah puasa hari ini. Aamiin.

Ramadan Kareem.

panas meningkat

Ramadan in Qatar: Day 1

JELAJAH QATAR | Doha – Ramadan 1434 Hijriyah menjadi ramadan keenam saya di Qatar. Dari tahun ke tahun tak banyak yang berubah. Dalam artian suasana kekhusyuan ibadahnya, tapi suhu udaranya saja yang berubah.

Tahun 2008 dulu, ramadan berada di musim dingin. Udaranya tak sepanas sekarang.

Disamping ujian dalam mengendalikan hawa nafsu, ramadan di musim panas menjadi ujian buat fisik. Utamanya buat orang-orang yang bekerja di luar gedung.

Perkiraan cuaca hari ini, suhu udara menembus angka 43 derajat celcius saat jam 12 siang. Dan akan naik lagi menjadi 48 derajat celcius saat jam 15 sore. Hampir setengah titik didih.

Siang tadi menjelang zuhur, terlihat 3 orang pekerja kebun sedang berteduh dibawah pohon taman. Tak sedingin suhu ruangan berpendingin memang, tapi minimal mampu meredam sengatan mentari yang hampir tepat diatas kepala.

Burung kutilang yang biasa riang gembira berkicau, terlihat paruhnya terbuka lebar sambil hinggap diantara dedaunan pohon korma. Hinggap sesaat berlindung dari panasnya musim panas tahun ini.

Saya sendiri memang tak berapa lama berada di luar gedung, tapi saya bisa merasakan betapa beratnya bagi mereka yang bekerja di luar gedung sambil berpuasa. Sebuah ujian luar biasa. Semoga Allah memberikan kekuatan jiwa dan raga demi meraih berkah ramadan.

Ramadan kareem.
image

Malam Pertama Ramadan 1434 H di Qatar

JELAJAH QATAR | Doha – Jam 20:01 waktu Dukhan, azan isha dikumandangkan dari masjid-masjid di wilayah Dukhan. Sebuah kota kecil yang berjarak sekitar 100 KM dari pusat ibukota Qatar.

Sebagaimana seluruh masjid di Qatar, 25 menit kemudian sholat jamaah didirikan. Jamaah isha dipimpin seorang imam asli Indonesia. Bacaan yang tartil dan merdu, membuat suasana sholat menjadi lebih khusyu’.

Dalam sebuah masjid portacabin berukuran 6 kali 6 meter, 7 shaf yang ada dipenuhi jamaah. Dari dewasa, remaja hingga anak-anak.

4 mesin pendingin ruangan semuanya hidup. Namun hawa dinginnya memang tak bisa menyejukkan semua sisi ruangan karena memang suhu dan kelembaban udara diluar masjid sedang panas.

Beginilah malam ramadan perdana di Dukhan. Tak jauh dengan suasana malam-malam awal ramadan di Indonesia. Semua masjid dipenuhi jamaah.

Sampai ketemu besok malam. Semoga Allah meridhoi puasa kita.

Ramadan Kareem.

ramadan night

Semilir Angin Pagi di Tepian Semenanjung Arabia

Imageby Sugeng Bralink

Jum’at merupakan hari pertama libur mingguan di Qatar. Musim panas yang kian hari kian nyata tak menghentikan upaya manusia di negeri ini tuk bisa menikmati hidupnya. Selama sebulan terakhir, kami yang bekerja dan tinggal di negeri Qatar, mau nggak mau harus menikmati puanassnya mentari yang menyengat. Suhu udara siang hari bisa mencapai titik 45 derajat celcius, bahkan mungkin lebih.

Pagi ini, jarum jam tangan saya menunjuk angka 04 lebih 45 menit. Tiba-tiba handphone pintarku berbunyi nyaring. Seorang teman satu asrama menelpon. Dia mengingatkan kembali tentang rencana yang telah kita buat malam tadi. Mancing di pantai! Ya itulah rencana kami semalam. (more…)