JelajahQatar.com

Home » Posts tagged 'komunitas indonesia di qatar'

Tag Archives: komunitas indonesia di qatar

Selamat! Wisuda S2 HBKU 2019

Selamat untuk Wisuda S2 Mahasiswa Indonesia di Qatar. Mereka menerima beasiswa di Hamad Bin Khalifa University.

Dari kiri ke kanan :

1. Aqdi Rofiq Asnawi, Contemporary Quranic Studies

2. Tumin, Comparative Religion

3. Zaky Mumtaz Ali, Contemporary Quranic Studies

4. Abdul Syakur, Comparative Religion

Setelah mengikuti prosesi wisuda di universitas masing-masing beberapa hari lalu, malam tadi seluruh wisudawan dari 9 universitas yang berada di bawah naungan Qatar Foundation menghadiri acara convocation atau malam penghargaan.

Meskipun secara substansi acara ini tidak lebih penting dari acara sebelumnya, soal kemeriahan dan kemegahan acara ini jangan ditanya. Dekorasi panggung megah dan elegan, tata pencahayaan yang spektakuler membuat siapapun yang hadir merasakan atmosfir kemeriahan yang luar biasa.

Bukan tanpa sebab, selain disiarkan langsung oleh salah satu TV nasional Qatar, acara ini dihadiri langsung oleh orang nomor wahid di Qatar, Sang Emir (Raja) Sheikh Tamim bin Hamad bin Khalifa dan sederat nama besar lainnya seperti sheikha Mooza bint Nasser founder Qatar Foundation, dan sheikha Hind bint Hamad selaku CEO Qatar Foundation.

Selain dihadiri pejabat tinggi negara Qatar, pejabat tinggi luar negeri juga turut diundang pada acara ini, di antaranya Bapak duta besar RI untuk Qatar Marsekal Madya TNI (Purn.) M. Basri Sidehabi yang sempat kami ajak foto bersama selepas acara.

Jika pada saat acara wisuda satu persatu kami dipanggil ke atas panggung untuk menerima ijazah secara simbolik, kali ini kami kembali dipanggil ke atas panggung untuk diberikan cincin perak murni berukir daun pohon Sidra oleh shaikha Hind sebagai simbol dan pengingat bahwa kami mempunyai memori ikatan persahabatan yang kuat di bawah satu komunitas yang sama, Qatar Foundation.

Dan uniknya, setelah itu satu persatu kami harus dengan sedikit merunduk melewati sebuah pintu yang disebut sebagai “Door to the Future” atau pintu menuju masa depan, sebagai simbol bahwa kami baru saja memasuki sebuah fase kehidupan yang baru setelah berhasil menyelesaikan satu jenjang pendidikan.

Sebuah acara yang dikemas indah dan penuh makna, membuat siapapun yang hadir dan terlibat enggan untuk melupa.

Ditulis oleh Zaky Mumtaz Ali

Doha, 07 Mei 2019.

News update, klik https://www.hbku.edu.qa/en/news/hbku-celebrates-class-2019

Foto credit by Zaky Mumtaz Ali

Buruan Daftar! Seminar Diaspora Bareng Bapak Dubes

Yuk kawan-kawan Diaspora Indonesia di Qatar segera daftar seminar yang akan diselenggarakan di Hotel Ritz Cartlon Doha. Pembicara utamanya Pak Dubes lho!

Seminar ini gratis! Selengkapnya ikuti petunjuk lengkap dalam flyer.

Sampai ketemu disana!

Kongkow Bareng di Tepi Pantai Dukhan

Kemarin sore sebelum azan ashar berkumandang sebagian warga Indonesia di Dukhan (biasa kita sebut Warga Dukhan) sudah mulai bersiap diri di pantai Dukhan. Menyiapkan segalanya untuk acara kongkow-kongkow warga. Pesta demokrasi tlah usai. Saatnya menikmati sore dan malam di tepi pantai.

Pantai Dukhan ini jaraknya hanya 2 Kilometer-an saja dari kampung kami tinggal. Kampung Dukhan namanya. Tak jauh.

Tiap akhir pekan (Jum’at dan Sabtu) biasanya dipenuhi warga dari berbagai penjuru Qatar. Dari Doha, Messaeed, Alkhor dan sekitarnya. Mereka datang ke pantai ini untuk melepas penat setelah seminggu bekerja.

Kami sebagai ‘anak kampung’ (begitu Pak Surya Syahputra menyebutnya), maka harus cepat-cepat ‘booking’ tempat. Telat sedikit bisa-bisa nggak kebagian tempat. Maka jangan heran ketika mentari belum lagi terbenam, kita mulai bersiap diri di pantai. Menyiapkan alat bakaran, memasang tenda, dan menggelar terpal. Terpal ini hasil pinjaman dari rekan-rekan kami di Zekreet, Pak Yusuf dan kawan-kawannya.

Acaranya super santai. Bapak-bapaknya bakar-bakar ikan dan ayam. Sementara ibu-ibunya menyiapkan menu khas Indonesia lainnya. Anak-anaknya bebas bermain menikmati dunianya.

Selepas maghrib, kami pun menyatu menikmati hasil bakaran dan masakan ibu-ibu. Menunya komplit. Ada sate ayam, ikan bakar, pecel khas madiun yang pedes, lalapan ijo yang segar, ayam goreng, dan aneka menu lainnya. Nikmat dan lahap.

Di sela-sela acara kami selingi dengan menyanyi seadanya. Gembira bersama.

Di komunitas kami ada pak Budi Wahono yang ahli memainkan terompet dan gitar. Sampe akhirnya beliu dikenal dengan sebutan Budi Terompet. Beliau ini sering tampil di berbagai event, diantaranya pernah beberapa kali diundang di Kbri Doha untuk tampil disana.

Ada juga Kang Hamdi yang ahli memainkan alat perkusi seadanya. Kemudian ada pak Ian Zaldian yang ahli memainkan gitarnya. Untuk urusan vokal, ada Wak Slamet Van Deglang yang memiliki suara emas. Dan para penikmat musik lainnya yang tak bisa saya sebut satu persatu. Inilah kami, Indonesia.

Jam 19:30 waktu isya telah masuk. Seorang diantara kami mengumandangkan azan, sementara yang lain menyiapkan wudhunya. Kamipun menunaikan sholat berjamaah. Diimami sahabat kami Pak Mochammad Toyib dari Jawa Timur.

Berbeda pilihan itu biasa. Bersatu dalam perbedaan itu luar biasa. Nikmati indahnya kebersamaan dimanapun kita berada.

Terima kasih untuk keguyuban dan kebersamaan warga dukhan, semoga momen ini menjadi agenda rutin kita di kemudian hari.

Dukhan, 20 April 2019.

@sugengbralink

FREE VISA BAGI WNI YANG INGIN KE QATAR

Indonesia adalah satu dari 46 negara yang mendapatkan fasilitas BEBAS VISA ke Qatar. Kebijakan ini berlaku sejak Agustus 2017 lalu. Lantas dengan tidak perlunya visa, persyaratan apa yang harus dipenuhi?

Ada 3 syarat utama bagi WNI yang ingin merencanakan jalan-jalan ke Qatar. Yang pertama adalah memiliki Paspor yang masih berlaku minimum 6 bulan. Kedua, memiliki tiket Pergi Pulang (PP) Indonesia – Qatar – Indonesia. Yang terakhir adalah bukti akomodasi selama berada di Qatar.

Untuk persyaratan ketiga, bisa dibuktikan dengan bukti booking hotel di Qatar, maupun dengan menunjukkan nama, nomor kontak dan alamat saudara atau teman yang akan dikunjungi dan tinggal selama di Qatar.

Ketiga persyaratan tersebut akan dikonfirmasi oleh petugas check in maupun petugas imigrasi di Soekarno Hatta International Airport Cengkareng, maupun setibanya di Hamad International Airport Doha. Free Visa bagi WNI berlaku untuk masa 30 hari sejak disetujui atau setibanya di Qatar.

Visa ini bisa diperpanjang untuk masa 30 hari berikutnya. Nah, untuk memperpanjang visa ini harus diproses sebelum masa visa habis.

Sebagai contoh, jika tiba di Qatar tanggal 1, maka perpanjangan visa harus diproses setidak-tidaknya pada tanggal 29 di bulan yang sama. Karena pada tanggal 30 di bulan yang sama, masa berlaku free visa sudah habis.

Untuk mengurus perpanjangan atau extensi visa bisa dilakukan secara online melalui website https://portal.moi.gov.qa/wps/portal/MOIInternet/services/inquiries/visaservices/visitvisaextension Semoga informasi ini bermanfaat.

Info seputar Free Visa ke Qatar dan Visa on Arrival ke Qatar bisa dibaca pada website berikut:

• 1. Visit Qatar https://www.visitqatar.qa/plan/visas-requirements.html

• 2. Doha Hamad Airport https://dohahamadairport.com/airport-guide/at-the-airport/visas-immigration

• 3. Qatar Airways https://www.qatarairways.com/en-qa/visa-free-arrival.html

• 4. The Peninsula Qatar https://thepeninsulaqatar.com/article/09/08/2017/Citizens-of-80-countries-can-now-enter-Qatar-visa-free

2 ANAK INDONESIA JUARA di QATAR

“Alhamdulillah wakil Indonesia, an. Muhamad Ramadhan ( asal Bogor) dan Muhamad Zainudin ( asal Jepara) juara pada Musabaqah Al Quran Tijan An Nur International yg diselenggarakan Bein Channel.”

Foto dan berita: Pak Yusuf Atase Naker KBRI Doha

MENU INDONESIA DI RESTO MAMA ROZI

Kemarin siang selepas bersepeda sejauh 48KM dalam event Ride of Champions 2019 saya berkesempatan mencicipi menu Indonesia di sebuah restoran di kawasan Muntazah, Doha. Restoran Mama Rozi namanya.

Restoran ini tak hanya menyajikan menu Indonesia. Disini ada juga menu Malaysia dan Filipina. Menu dan harganya bervariasi menyesuaikan selera lidah dan isi kantong. Menunya harus dipesan dulu (tidak siap saji ala warung tegal).

Menu yang kita coba kemarin, nasi goreng kampung dengan ikan bilis serta nasi ayam penyet. Rasanya mantab. Selera khas Nusantara.

O ya, bagi anda yang tinggal di Qatar bisa memesan makanan dari restoran Mama Rozi via aplikasi Talabat. Bisa diunduh di playstore dan applestore.

Tempatnya bersih dan nyaman. Tersedia meja makan di lantai dasar dan lantai atas. Pelayannya ramah dan murah senyum. Super helpful. Jika anda perlu urusan perut mulas atau kandung kencing penuh, disini ada juga WC yang bersih dan nyaman.

Dinding di restoran ini dipenuhi asesoris yang menarik untuk dipandang. Jadi suasanya very hommy. Very relaxing. Yang masih penasaran, datang aja langsung ke Muntazah.

Doha, 16 Maret 2019

ORMAS DIASPORA INDONESIA DI QATAR

JelajahQatar.com | Masyarakat Indonesia di Qatar atau disebut juga dengan Diaspora Indonesia di Qatar sudah eksis sejak tahun 1995. Angkatan perdana (Perintis) rata-rata datang dari Aceh. Tampilan mereka seperti apa? lihat kedua foto berikut yang saya ambil dari FP PERMIQA

Angkatan Perintis 1995 (Foto by Permiqa)

Angkatan Perintis 1995 (Foto by Permiqa)

Foto by Permiqa

Foto by Permiqa

Waktu terus bergulir. Tahun demi tahun populasi masyarakat Indonesia di Qatar pun terus bertambah. Walaupun jumlahnya tak bisa menyaingi populasi masyarakat India dan Filipina di Qatar, tapi masyarakat Indonesia di Qatar mampu membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah Internasional. Banyaknya pekerja profesional khususnya di sektor minyak dan gas bumi mampu membuktikan bahwa Tenaga Kerja Indonesia tidak hanya mampu bekerja di sektor informal atau sektor rumah tangga.

Masyarakat Indonesia dimanapun berada memang suka berkumpul. Dari hasil kumpul-kumpul itu selanjutnya sering terbentuk organisasi kemasyarakatan, entah karena kesamaan hobi, profesi, daerah asal, dan kesamaan-kesamaan lainnya yang menjadikan mereka satu visi. Tak terkecuali masyarakat Indonesia di Qatar, banyak bermunculan organisasi-organisasi kemasyarakatan.

(more…)

Ramadan in Qatar: Day 5

JELAJAH QATAR | Doha – Tak terasa sudah lima hari ramadan berlalu. Tak terasa juga syahrurrahmah terus beranjak meninggalkan kita.

Bulan yang penuh kasih sayang.

Memasuki ramadan, pemerintah Qatar menetapkan kebijakan tentang jam kerja. Baik instansi pemerintah maupun swasta, jam kerja para karyawan menjadi lima jam saja.

Untuk fasilitas publik seperti rumah sakit, perkantoran, tempat perbelanjaan juga menerapkan hal yang sama.

Demi mengakomodasi cuaca yang sedang panas dan masyarakat yang sedang berpuasa di siang hari, banyak fasilitas publik yang buka pada malam hari. Mall-mall bahkan buka hingga dini hari.

Boleh dibilang siang jadi malam, malam jadi siang.

Ketika kita jalan-jalan ke kota malam hari, seolah kota itu hidup hingga waktu menjelang sahur.

Jika anda mempunyai kesempatan menikmati ramadan di Qatar, jangan tidur cepat di malam hari. Sekali-kali gunakan waktu anda untuk berkeliling kota.

Ramadan Kareem.

Zekreet Trip 2013 (33)

Begitu Mudahnya Lapor Diri & Buat Paspor di KBRI Doha

dok.pribadi: Passport Republic of Indonesia

by Sugeng Bralink

Hari Sabtu minggu lalu saya menemani seorang teman ke Doha. Kami berdua pagi itu menuju ke KBRI Doha. Tak lain dan tak bukan untuk memperbarui paspor teman saya yang akan kedaluarsa dalam waktu 5 bulan lagi. Trus gimana sih caranya memperbarui paspor di KBRI Doha? Nggak susah lho!

Pagi itu teman saya menyiapkan paspornya yang akan diperbarui disertai 2 photo ukuran paspor dengan latar belakang merah. Sampai di KBRI Doha sekitar setengah sembilan waktu Doha. Pun sudah ada beberapa orang yang sedang mengantri pelayanan di KBRI.

Seorang petugas KBRI segera meminta teman saya mengisi data-data secara online di desktop. Ada 2 desktop yang tersedia. (more…)

Ustadz Farid Dhofir: Tiga Kunci Terkabulnya Doa Nabi Yunus dan Doa Nabi Zakaria

Ketua IFF Dukhan bersama Ustadz Farid Dhofir dan Dubes RI untuk Qatar

by Sugeng Bralink

Memasuki malam ke delapan bulan ramadan 1433 H, Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan kedatangan Ustadz Farid Dhofir, Lc, Msi. Kegiatan ini sebagai rangkaian kegiatan safari ramadan IMSQA-PERMIQA dan IFF Dukhan tahun 1433 H/2012 M.

Safari ramadan merupakan agenda tahunan bagi warga muslim Indonesia di Dukhan. Acara dibuka dengan sambutan singkat oleh Ketua Indonesian Family Forum, Bp. Bangun Widadi. Selanjutnya diberikan sambutan singkat oleh Bp. Dedi Saiful Hadi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar. Pak Dubes berpesan kepada Diaspora Indonesia [Istilah warga negara Indonesia di Luar Negeri] di Dukhan agar disamping berkumpul sesama masyarakat Indonesia, diharapkan juga mingle with other nationalities atau berkumpul dengan masyarakat dari kebangsaan lainnya. Disamping untuk mengenalkan Indonesia kepada warga negara lain, hal ini juga akan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. (more…)

Indonesian Blogs in Qatar

Bagi anda yang saat ini tinggal di Qatar atau mungkin yang sedang ingin berwisata atau bekerja di Qatar, daftar website atau blog dibawah ini semoga menjadi sesuatu yang bermanfaat. Disamping anda dengan mudahnya mencari dengan kata kunci di mesin pencari, anda juga dengan mudahnya langsung membuka link-link berikut untuk mengetahui lebih lanjut berbagai artikel yang dimuat di website berikut. Jaman informasi teknologi saat ini, menjadi sebuah ‘kewajiban’ untuk saling berbagi informasi melalui dunia maya.

1. KBRI Doha www.kbridoha.com

(more…)