JelajahQatar.com

Home » Posts tagged 'sugeng bralink'

Tag Archives: sugeng bralink

Mengejar Mimpi Tanpa PJTKI

image

Foto by sugengbralink

Hanya berbagi pengalaman hidup, semoga bisa diambil manfaatnya.

6 tahun lalu, Alhamdulillah saya ketrima di sebuah perusahaan milik pemerintah di Qatar.

Pertanyaan yang banyak muncul, dulu masuk ke LN via PJTKI mana? Berapa biayanya? Berapa gajinya? Enak nggak disana? Masih ada lowongan nggak?

Alhamdulillah, saya termasuk dari sekian banyak yang beruntung. Tak hanya saya yang berlatar belakang Nurse, banyak juga yang bekerja di sektor Oil & Gas.

image

Foto by sugengbralink

Saya termasuk yang tidak harus melewati berbagai macam tahapan seleksi via PJTKI. Ketika ada informasi lowongan yang dibagai oleh seorang kawan yang sudah lebih dulu di Qatar, saya langsung mengirimkan CV dan lamaran kerja via website.

Alhamdulillah, tak menunggu lama, saya termasuk dari sekian kandidat yang lolos seleksi administrasi dan dijadwalkan untuk mengikuti wawancara via online.
(more…)

Children’s Art Competition by Qatar Airways

Let your imagination fly you to a trip to the wonderland of Kindercity Zurich!

Airplanes flying to the moon?
Spaceships floating acrosss the universe? Flying cars?

Let your imagination fly and make a drawing that reflects the theme “The Future of Travel”. The artists of the 5 most original drawings will win a full trip to Kindercity Zurich, along with one accompanying parent.Terms and Conditions:Competing children must be between 5 and 12 years old.
Drawings must be submitted between 5th and 15th December 2012.
To enter the competition, ask your parent to give you their Privilege Club membership. Not members yet? Ask them to enrol at qmiles.com or at any Qatar Airways sales office.
Drawings maybe scanned and emailed to futureoftravel@qatarairways.com.qa or dropped at a dedicated drop box located at the lobby of Qatar Airways Tower 2, with the Privilege Club member number as a reference.
Winners will be announced on 13th January 2013.
Terms & Conditions apply.

Source: qatarairways.com

Bukan Supir Ambulance Biasa

by Sugeng Bralink

Mendengar kata supir, apa yang ada dalam pikiran kita mengarah pada sebuah pekerjaan mengemudi kendaraan. Baik menyetir kendaraan pribadi atau umum. Menyetir kendaraan pribadi mungkin merupakan hal biasa bagi kebanyakan orang. Bagaimana dengan mengendarai ambulance?

(more…)

Cara Mudah Bikin Facebook Fans Page

picture: sourceblogger.com

by Sugeng Bralink

Arus informasi kian hari kian cepat. Informasi yang terjadi di belahan daerah atau negara lain, saat ini bisa diakses dalam hitungan detik. Baik lewat media televisi, website atau jejaring sosial. Ada namanya ‘update status’ di facebook atau ‘nge-tweet’ di twitter.

Disamping update status dan nge-tweet tadi, ada juga namanya facebook fans page. Facebook fans page merupakan salah satu produk gratisan yang diberikan oleh facebook.com. Facebook fans page disamping digunakan oleh pengguna jasa toko online, juga banyak digunakan institusi pemerintah maupun swasta. (more…)

Ustadz Farid Dhofir: Tiga Kunci Terkabulnya Doa Nabi Yunus dan Doa Nabi Zakaria

Ketua IFF Dukhan bersama Ustadz Farid Dhofir dan Dubes RI untuk Qatar

by Sugeng Bralink

Memasuki malam ke delapan bulan ramadan 1433 H, Komunitas Masyarakat Indonesia di Dukhan kedatangan Ustadz Farid Dhofir, Lc, Msi. Kegiatan ini sebagai rangkaian kegiatan safari ramadan IMSQA-PERMIQA dan IFF Dukhan tahun 1433 H/2012 M.

Safari ramadan merupakan agenda tahunan bagi warga muslim Indonesia di Dukhan. Acara dibuka dengan sambutan singkat oleh Ketua Indonesian Family Forum, Bp. Bangun Widadi. Selanjutnya diberikan sambutan singkat oleh Bp. Dedi Saiful Hadi, Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar. Pak Dubes berpesan kepada Diaspora Indonesia [Istilah warga negara Indonesia di Luar Negeri] di Dukhan agar disamping berkumpul sesama masyarakat Indonesia, diharapkan juga mingle with other nationalities atau berkumpul dengan masyarakat dari kebangsaan lainnya. Disamping untuk mengenalkan Indonesia kepada warga negara lain, hal ini juga akan meningkatkan kemampuan berbahasa inggris. (more…)

Wahai Perawat Indonesia di Qatar, Apa Kiprahmu?

by Sugeng Bralink

Tulisan ini bukan bermaksud pamer atau menyombongkan diri. Tulisan ini hanya ingin memberitahu kepada dunia tentang sekelumit kehidupan dan kiprah para perawat Indonesia di Qatar. Ditengah panasnya musim panas, tulisan ini mencoba untuk bisa menyejukkan suasana.

Perawat Indonesia pertama kali menjejakkan kaki di Qatar sejak tahun 2001. Sebut saja namanya Budi Setiawan. Seorang perawat lulusan AKPER Depkes Semarang yang sebelumnya telah merantau jauh sampai ke bumi Papua. Dari pijakkan kakinya lah, sejarah dan kiprah perawat Indonesia dimulai di Qatar.

Satu, dua, tiga hingga sekarang telah mencapai angka 69 perawat Indonesia yang bekerja dan sekaligus tinggal di Qatar. Sejumlah perawat Indonesia ini, kebanyakan bekerja di sektor oil & gas. Bukan menjadi pekerja minyak sih, tapi bekerja di perusahaan minyak dan gas. Sebagian yang lain bekerja di perusahaan fertilizer (pupuk) dan petrochemical (petrokimia). Sebagian lainnya lagi bekerja di Rumah Sakit Pemerintah, Rumah Sakit Swasta dan Klinik Swasta. (more…)

Indonesian Blogs in Qatar

Bagi anda yang saat ini tinggal di Qatar atau mungkin yang sedang ingin berwisata atau bekerja di Qatar, daftar website atau blog dibawah ini semoga menjadi sesuatu yang bermanfaat. Disamping anda dengan mudahnya mencari dengan kata kunci di mesin pencari, anda juga dengan mudahnya langsung membuka link-link berikut untuk mengetahui lebih lanjut berbagai artikel yang dimuat di website berikut. Jaman informasi teknologi saat ini, menjadi sebuah ‘kewajiban’ untuk saling berbagi informasi melalui dunia maya.

1. KBRI Doha www.kbridoha.com

(more…)

Indonesian Restaurants in Qatar

by Sugeng Bralink

Dari tahun ke tahun, restauran Indonesia di Qatar terus bertambah jumlahnya. Tahun 2008 ketika pertama kali saya menginjakkan kaki di Qatar, baru ada 4 Restoran Indonesia yaitu Restoran Minang, Restoran Qatindo (yang sekarang sudah tutup), Restoran Jakarta dan Restoran Central.

Seiring bertambahnya populasi masyarakat Indonesia di Qatar, hal ini dimanfaatkan oleh para penggiat dunia usaha untuk membuka restoran-restoran baru.

Hadirnya restoran Indonesia di Qatar, juga menjadikan semakin banyaknya pilihan bagi masyarakat Indonesia di Qatar yang kangen dengan menu masakan Indonesia. Soal harga memang cenderung lebih mahal dibanding restoran-restoran India atau restoran ala arab, gak tahu kenapa alasannya. Tapi yang jelas, restoran-restoran ini mampu mengobati rasa rindu kampung halaman di Indonesia.

Berikut ini daftar lengkap restoran-restoran Indonesia di Qatar yang meliputi nama restoran, nomor kontak, koordinat lokasi dan foto pendukung. (more…)

Ini Bukan Sembarang Tempe!

foto: koleksi pribadi

by Sugeng Riyadi [Bralink]

Mungkin banyak dari kita yang tak pernah berpikir tentang bagaimana caranya membuat tempe atau tahu.” Buat apa pingin tau, beli aja gampang kok!” “Mau yang mentah banyak”. “Mau yang sudah matang juga tinggal santap!”. Ungkapan-ungkapan itu mungkin yang selalu ada di benak kita.

Di Indonesia, yang namanya tempe tak lepas dari daftar lauk sehari-hari bagi kebanyakan keluarga. Bahkan mungkin ada diantara kita yang pernah berpikir, tempe lagi…tempe lagi! Apa nggak ada yang lain! Bosah Ahh!

Dalam dunia musik pop, kita tahu ada “King of Pop”, Michael Jackson. Dalam dunia musik dangdut, juga ada “King of Dangdut”, Rhoma Irama. Trus soal urusan tempe, apa ya ada King of Tempe? Jangan berburuk sangka dulu, dalam dunia per-tempe-an, ada namanya Rustono, “King of Tempe”. (more…)

Jarang Terpapar Sinar Matahari, Waspadai Kekurangan Vitamin D!

               

Suhu luar rumah yang terkadang terlalu dingin atau terlalu panas membuat orang-orang di kawasan Timur Tengah lebih memilih tinggal didalam ruangan. Memang tidak semua orang yang tinggal di kawasan ini akan berada di dalam ruangan setiap waktu, akan tetapi ketika musim dingin atau musim panas tiba, banyak dari mereka yang memilih berdiam diri dalam ruangan. Kurangnya aktifitas di luar ruangan, mengakibatkan tubuh ini kurang terpapar dengan sinar matahari khususnya di pagi hari. Hal ini bisa menimbulkan ancaman kekurangan vitamin D.

Sebuah studi tahun 2008 menemukan adanya prevalensi tinggi angka kekurangan vitamin D diantara tenaga kesehatan professional di Qatar (Mahdy et al, 2008). Penelitian di tahun berikutnya, juga menemukan angka kekurangan vitamin D yang tinggi diantara anak-anak Qatari (11-16 tahun) sebanyak 68%, (Bener et al, 2009). (more…)

Catatan Umrah Naik Bis #3: Perbatasan Qatar Menuju Perbatasan Saudi

menunggu pemotretan dan finger print di imigrasi saudi

Setelah melewati proses pengesahan dari kantor imigrasi Qatar dengan dicapnya semua paspor para jamaah umrah, Bis berwarna hijau ini segera meluncur menuju portal customs (bea cukai Qatar). Seorang petugas bea cukai berseragam Qatar Customs menaiki bis dan mengecek semua paspor jamaah. Sebelumnya semua jamaah sudah memastikan halaman paspor dibuka pada halaman yang ada cap persegi empat berwarna merah yang bertitelkan EXIT.

Proses pengecekan petugas bea cukai tak berlangsung lama. Bis pun kembali melaju dengan kisaran kecepatan 80 KM/Jam. 15 menit berlalu, akhirnya armada mercedes berkapasitas 50-an orang inipun memasuki lapangan parkir. Nampak 10 bis sudah terparkir dan berjajar rapi. Jarum jam tepat menunjukkan angka 19.23 waktu setempat. (more…)