JelajahQatar.com

Home » Posts tagged 'sugeng bralink' (Page 2)

Tag Archives: sugeng bralink

Catatan Umrah Naik Bis #2: Dukhan Menuju Perbatasan Qatar

Sore ini suhu udara di kota Dukhan cenderung hangat. Suhu udara berkisar 25-27 derajat celcius. Serombongan jamaah umrah dari bapak-bapak, ibu-ibu dan anak-anak sudah mulai berdatangan ke JRC. Sesuai jadwal, para jamaah harus berkumpul sebelum jam 3 sore waktu Qatar.

Semakin sore semakin banyak yang datang. Namun bis yang ditunggu belum juga datang. Kami pun segera mengambil air wudhu untuk segera menunaikan sholat jamaah ashar. Terlihat sebagian yang lain baru saja mengambil Umrah Kit yang terdiri dari tas jinjing dan sepasang pakaian ihrom. Nampak juga petugas resepsionis JRC sedang sibuk mengecek paspor para jamaah. Setiap jamaah harus mengisi 2 form yaitu form kedatangan (arrival form) dan form keberangkatan (departure form). Kedua form dimaksudkan untuk diberikan kepada petugas perbatasan negara Saudi Arabia saat memasuki dan keluar negeri tersebut. (more…)

Catatan Umrah Naik Bis #1: Persiapan Keberangkatan

Umrah menurut bahasa artinya berkunjung atau ziarah, sedangkan menurut agama ialahmengunjungi Baitullah dengan niat ibadah dengan cara tertentu dan dapat dikerjakan dalam waktu Haji maupun diluar musim Haji dan disebut Haji Kecil. Umrah dilakukan dengan ihram dari Miqat, kemudian Tawaf, Sa’i dan diakhiri dengan Tahallul (mencukur rambut) dan menghindari segala macam larangan-larangan Ihram.

Allah berfirman yang artinya: “Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah” (QS Al Baqarah: 196) bagi yang mampu melakukan umroh berkali-kali itu lebih baik lagi, “Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah s.a.w telah bersabda Umroh ke Umroh berikutnya adalah penebus dosa diantara keduanya(HR. Bukhari & Muslim)“.

Sepanjang hidupnya, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan umrah sebanyak 4 kali.Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata : “Rasulullah mengerjakan umrah sebanyak empat kali. (Yaitu) umrah Hudaibiyah, umrah Qadha`, umrah ketiga dari Ji’ranah, dan keempat (umrah) yang bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau”.

Pembaca yang dirahmati Allah…

Demikian tadi sekilas tentang dasar hukum atau alasan mengapa kita sebagai umat islam perlu melaksanakan ibadah umrah ke tanah suci Mekah. Tulisan ini akan berkisah tentang catatan perjalanan umrah saya menggunakan bis. Tulisan pertama ini akan mengungkap tentang tahap-tahap persiapan keberangkatan umrah.

Dua minggu sebelum keberangkatan, semua calon jamaah umrah diwajibkan mengumpulkan persyaratan perjalanan umrah, utamanya untuk pengurusan visa umrah di kedutaan besar Saudi Arabia yang berkantor di Qatar. Selain itu untuk memastikan jumlah peserta yang akan ikut, karena jumlahnya pun terbatas.

Persyaratan yang dibutuhkan diantaranya:

1. Foto copy paspor termasuk halaman residence permit (RP) untuk memperoleh ijin secara dini (early approval).

2. Paspor asli dengan validitas minimum 6 bulan masa berlaku dan validitas residence permit [ijin tinggal] sekurang-kurangnya 3 bulan.

3. Pas photo berwarna dengan latar belakang warna putih berukuran 4 X 6 cm (passport size) sebanyak 3 lembar.

4. Menandatangani surat pernyataan yang disiapkan oleh pihak pengelola yaitu Jinnan Recreation Center (JRC).

5. Membayar sejumlah 675 Qatar riyal (kalau 1 qatar riyal 2500 rupiah maka senilai 1.687.500 rupiah) untuk pengurusan visa, transportasi dan akomodasi. Bagi bayi atau anak dibawah umur 2 tahun cukup membayar 250 Qatar riyal (senilai 625.000 rupiah saja) namun tidak disediakan tempat duduk khusus.

6. Exit Permit (ijin keluar) dari perusahaan kita bekerja yang harus diurus oleh masing-masing calon jamaah umrah.

Umrah kali ini JRC bekerjasama dengan Hamla (Travel Agency) Al-Irfan Muathier, Doha. Seminggu setelah pengumpulan berkas-berkas diatas, visa umrah pun siap diambil di kantor resepsionis JRC.

Selain persyaratan diatas, saya coba mencari informasi dari beberapa teman yang pernah menunaikan ibadah umrah tahun-tahun sebelumnya. Dari berbagai sumber maka saya simpulkan beberapa barang yang perlu dibawa saat pergi ke Makkah untuk berumrah sebagai berikut:

1. Passport yang sudah berisi visa umrah dari kedutaan Saudi Arabia.

2. Pakaian ihram

3. Sabuk warna putih untuk mengencangkan pakaian ihram

4. Sandal jepit tanpa jahitan

5. Handphone sebagai alat komunikasi selama perjalanan

6. Kamera digital jika memang suka mengabadikan peristiwa selama travelling atau saat di Makkah dan Madinah.

7. Charger Handphone. Di Saudi menggunakan standar colokan listrik 2 lubang, maka perlu membawa ekstensi colokan listrik dari 2 colokan ke 3 lobang. Bisa juga ditambahkan dengan membawa charger HP yang biasa dipakai di kendaraan.

8. Charger kamera tentunya.

9. Makanan untuk makan malam di perjalanan hari pertama, jangan mengandalkan dibawain orang lain yaa J

10. Makanan ringan atau snacks untuk menemani perjalanan yang sangat lama didalam bis, walaupun katanya bis akan berhenti di beberapa tempat untuk istirahat. Tapi ada baiknya kita beli snacks jadi perjalanan tidak membosankan.

11. Air minum atau jus

12. Kalau perlu membawa mie rebus atau mie dalam kemasan, eeh siapa tahu nggak cocok dengan menu makanan india di Makkah atau Madinah.

13. Kalau perlu juga bawa termos perebus air untuk membuat mie rebus di kamar selama tinggal di hotel, siapa tahu menu nasi biryani atau masakan ala india yang banyak ditemui di Makkah tidak cocok dengan lidah Indonesia.

14. Kalau perlu bawa juga kaca mata hitam, karena suhu udara di siang hari semakin panas. Akhir april merupakan masa musim semi menuju ke musim panas. Jadi suhu udara di siang hari cenderung lebih dari 35 derajat.

15. Kalau perlu juga bawa masker, siapa tahu tiba-tiba ada badai pasir. Maklum lah peralihan musim di timur tengah biasanya disertai dengan badai pasir.

16. Bagus juga membawa gunting kecil untuk melakukan pemotongan rambut sesaat setelah ritual sya’i. Untuk menggundulnya bisa datang ke tukang cukur yang banyak berjajar di luar masjidil haram.

17. Bawa juga buku panduan umrah yang berisi do’a-do’a dan amalan lainnya.

18. Bawa baju ganti secukupnya tergantung dari lamanya perjalanan.

19. Perlengkapan mandi dan gosok gigi termasuk handuk, sabun, pasta gigi, sikat gigi, deodorant dan shampoo.

20. Alat cukur rambut (hair clipper) kalau memang mau cukur sendiri.

21. Bawa koper, ukuran sesuai kebutuhan. Jika berencana belanja oleh-oleh lumayan banyak, lebih baik membawa koper ukuran yang besar.

22. Bawa tas jinjing yang cukup untuk membawa pakaian ihram dan alat mandi. Barang-barang lainnya bisa dimasukkan ke koper.

bersambung…

Dukhan, 24 April 2012

Nulis Artikel Kok Sulit Ya?

article writing skills by INT & MEC-Q

Banyak sekali nama-nama besar yang dikenal melalui karya tulisannya. Bagi kaum muslim tentu mengenal Imam Syafi’i, Imam Nawawi, Ibnu Katsir, Imam Bukhori dan Imam Muslim. Mereka sangat dikenal di kalangan umat islam karena karya-karya besarnya yang mereka tuangkan dalam bentuk tulisan. Banyak sekali kitab yang mereka hasilkan.  Nama-nama mereka pun terukir dan dikenang sepanjang zaman.

Kemampuan menulis bagi sebagian orang dianggap mudah dan bahkan mungkin sangat mudah. Tapi banyak diantara kita mengganggap bahwa menulis itu susah.    Mungkin kita masih ingat dengan pelajaran bahasa Indonesia. Ketika musim liburan sekolah tiba, maka Sang Guru Bahasa Indonesia akan memberikan PR [pekerjaan rumah]. Selesai liburan sekolah, setiap siswa biasanya diberi tugas untuk membuat karangan yang berisi kegiatan selama liburan. Saya waktu itu termasuk salah satu dari sekian banyak siswa yang paling nggak bisa dengan namanya karang-mengarang. Andaikan jadi itu karangan, banyak sekali kata-kata, kemudian, lalu, terus, dan kata-kata penghubung lainnya yang sering kali terjadi pengulangan yang nggak perlu.

Bagaimana mungkin menyelesaikan sebuah artikel yang bagus, menulis satu kalimat saja terkadang nggak jadi-jadi. Ditulis, dibaca, dihapus, ditulis lagi, dibaca lagi,dihapus lagi… kok jelek ya?. Akhirnya terkadang berhenti menulis. Nulis artikel kok sulit ya!

article writing skills by INT & MEC-Q

Pagi ini memasuki hari Selasa minggu kedua di bulan Februari tahun 2012. Angin bertiup sepoi-sepoi. Langit sangat cerah dibalut warna biru mudanya. Sang Mentari pun sudah tak malu lagi tuk menampakkan batang hidunya di ufuk timur. Di Qatar, hari ini merupakan hari libur nasional bertepatan dengan perayaan Hari Olahraga Nasional [National Sport day] yang pertama kali sepanjang sejarah negeri ini.

Selepas sholat subuh, mandi dan sarapan pagi, saya segera bergegas menuju ke Doha. Saya harus menempuh jarak 80 KM dari sebuah kota yang saya tinggali saat ini. Akan ada 2 aktifitas yang akan mengisi National Sport Day hari ini. Saya menamai hari ini sebagai hari olahraga jasmani dan rohani. Sebelum mengolahragakan jasmani, terlebih dahulu saya akan mengolahragakan rohani dengan mengikuti sebuah workshop yang diselenggarakan oleh Indonesian Nursing Trainers bekerja sama dengan Mutawa English Club, Qatar. Dan untuk mengolahragakan jasmani, saya berencana mengikuti Mini Marathon sejauh 3 KM di Aspire Park  yang diselenggarakan oleh Qatar National Bank.

Jam delapan pagi lewat empat puluh lima menit waktu Qatar, acara workshop yang bertitel “Article Writing Skills” pun segera dimulai. Pak Syaifoel Hardy sebagai pembicara utama pagi ini sudah bersiap di depan audience yang berjumlah 10 orang.

Beberapa alat perekam sudah siap mendokumentasikan kegiatan pagi ini. Seorang berkebangsaan india dengan mengenakan seragam warna merah bertuliskan Indonesian Nursing Trainers sudah bediri dan siap mengabadikan workshop ini dengan video cam-nya. Saya pun tak ketinggalan menaruh audio recorder  tepat disamping proyektor yang menyorotkan makalan presentasi article writing skills ini.

Workshop untuk mendalami dunia tulis menulis ini diawali dengan mengumpulkan secarik kertas yang berisi 8 pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan tersebut sengaja disusun untuk mengetahui motivasi dalam mempertajam potensi menulis. Pertanyaan-pertanyaan yang dikaitkan dengan tujuan hidup ini berisi: Banyak melakukan amal baik, Mendapatkan uang, perolehan nama baik, memperoleh teman dan saudara yg banyak, m, memiliki daya analisa yg tinggi, menjadi professional muslim yang handal, menjadi orang yang berilmu dan diakui dan popularitas. Sebagian besar peserta workshop menyetujui bahwa kedelapan poin tersebut menjadi tujuan hidup mereka Melalui menulis, kedelapan poin  tujuan hidup itu bisa kita capai. Dengan penyampaian yang cerdas dan contoh-contoh yang gampang dicerna, pencerahan tentang tips-tips menjadi penulis artikel pagi ini menjadi sangat menarik.

Dari workshop menulis yang boleh dibilang sangat singkat ini mampu melahirkan ide-ide menulis. Berikut ini ide-ide tema tulisan yang tercetus dari peserta workshop pagi ini:

1. Fenomena Masyarakat Tradisional [tema ini dinilai bersifat terlalu umum, tema ini perlu dispesifikkan]

2. Petualangan [terlalu umum juga, perlu menyoroti hal yang lebih spesifik, Pak Syaifoel memberikan contoh tentang petualangan dengan tema 20 Hari dengan pendeta India]

3. Iri dengan orang kaya [sebuah tema yang bagus dan focus]

4. Kehidupan yang gelamor

5. Ketekunan dan kesabaran

6. Kehidupan islam di Eropa [perlu dispesifikkan ke suatu Negara biar tidak terlalu luas membahasnya]

7. Suasana pendidikan di pesantren [perlu dikupas lebih focus, misalnya dengan mengupas pendidikan keagamaannya atau sosialnya.

8. Indahnya menjadi pengasuh di Yapika/yayasan pendidikan insan karim.

9. Indahnya pantai Corniche di Tepian Teluk Persia

10. Agama dan Budaya dalam pandangan adab modern dan tradisional [tema ini bisa dijadikan sebuah buku, karena temanya sangat luas].

Workshop yang cenderung singkat namun sangat padat dengan tips-tips praktis untuk memulai menulis artikel. Pak Syaifoel yang juga CEO Indonesian Nursing Trainers menekankan kembali bahwa sebagai pemula, cukuplah memulai menulis dengan panjang 300 kata saja. Nggak perlu banyak-banyak dulu.

Jadi setelah mengikuti workshop article writing skills ini, saya dan teman-teman mutawa mendapatkan banyak pencerahan. Kalau boleh dibilang tidak ada kamus sulit dalam menulis artikel. Yang paling penting adalah tuangkan ide-ide yang ada dalam pikiran kedalam sebuah tulisan. Tuangkan saja laksana air yang mengalir. Kalau sudah selesai menulis, baca kembali tulisan. Perbaiki kembali kalimat-kalimat yang mungkin anda anggap belum enak dibaca. Bisa juga kita minta tolong teman untuk membaca tulisan kita dan mintalah pendapat, kritik dan saran dari mereka. Langkah ketiga, anda bisa meminta tolong kepada seseorang yang sudah biasa menulis atau kepada penulis professional untuk mengkritisi atau memberi masukan.

 

Dukhan, 19 Februari 2012

Sugeng Riyadi [Bralink] for Jelajah Qatar

 

Bagusnya Penataan Masjid di Qatar (bag.1)

foto by qatarembassy.net

Belajar bisa dimana saja dan kapan saja. Alam raya ini merupakan guru bagi kehidupan. Sang pencipta juga mengajarkan kita untuk selalu belajar dari ayat-ayatNya. Baik yang berupa ayat-ayat qauliyah maupun kauniyah. Yaitu ayat-ayat Ilahi yang termaktub dalam kitab suci maupun ayat-ayat Ilahi yang nampak dalam wujud nyata di alam raya beserta isinya.

Sebagai wujud pembelajaran dari bagaimana kita memandang terhadap sesuatu kejadian dalam keseharian, saya mencoba belajar kedisiplinan dari dalam masjid-masjid di Qatar.
Masjid merupakan tempat ibadah umat islam. Masjid di belahan bumi manapun akan sama arahnya yaitu menghadap kiblat. Mengarah ke Baitullah di kota mekah, Saudi Arabia.
Lebih dari tiga tahun saya bekerja dan menetap di Qatar, tak sedikit pula pengalaman kehidupan yang saya dapatkan. Berikut beberapa hal yang bisa kita jadikan bahan belajar bersama dari masjid-masjid di seluruh negeri Qatar.

1. Imam Masjid

 Pengertian
Imam adalah pemimpin. Begitupun imam masjid. Imam masjid menjadi pemimpin jamaah selama ibadah shalat didirikan. Seorang pemimpin sholat jamaah akan menjadi panutan para jamaah. Akan tetapi bilaman ada kesalahan dalam gerakan atau bacaan sholat, maka seorang imam sholat harus mau dikoreksi dan diingatkan oleh jamaahnya. Demikianlah apa yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Sebelum menjadi imam masjid di Qatar, orang tersebut haruslah melewati serangkaian seleksi oleh Tim Awqaf. Awqaf sendiri merupakan lembaga pemerintah yang bertanggungjawab mengurusi urusan umat islam di seluruh Qatar.

 Perekrutan
Untuk bisa menjadi imam shalat, maka ia hendaknya lebih dalam pengetahuannya dalam islam, lebih fasih bacaannya, banyak hafalannya. Awqaf menetapkan syarat utama untuk bisa melalu proses seleksi imam masjid diantaranya adalah hafidz quran. Seseorang dikatakan hafidz maka ia telah mampu hafal keseluruhan isi quran yang terdiri dari 30 juz, 114 surat dan sekira 6ooo-an ayat.
Seorang imam masjid yang telah terpilih oleh awqaf Qatar, maka ia akan ditempatkan di masjid yang belum ada imamnya. Perlu diketahui bahwa masjid-masjid seluruh Qatar mempunyai imam tetap. Para imam masjid ini selalu dalam pengawasan awqaf. Imam masjid akan mendapatkan fasilitas tempat tinggal dekat dengan masjid.
Banyak kita temukan, perumahan mereka berdempetan dengan masjid dimana mereka menjadi imam. Tapi tak jarang mereka akan mengontrak rumah yang dekat dengan masjid dengan alasan mereka hidup bersama dengan keluarganya.

2. Muadzin
Tak beda jauh dengan proses seleksi imam masjid, seleksi muadzin pun mempersyaratkan hafalan quran. Cuma bagi calon muadzin hanya mempersyarakan minimum hafal 10 juz atau hanya sepertiga isi quran. Disamping tugas pokoknya untuk mengumandangkan adzan sebelum sholat berjamaah didirikan, salah satu harapannya adalah ketika seorang imam masjid berhalangan maka muadzin ini bisa menggantikannya.

Insha Allah Bersambung…

Dukhan, 29 Januari 2012
Sugeng Riyadi-Bralink for JQ
riyadi.sugeng@gmail.com

Badminton: Timing, Accuracy and Speed

Ready for The Badminton Match

Memasuki minggu ketiga bulan Januari 2012, Qatar masih diselimuti musim dingin. Suhu udara pagi hari berkisar 17-190 C. Suhu yang sangat nikmat untuk berada dibalik selimut. Tapi pagi ini saya bangunkan diri melawan rasa malas dibalik hangatnya selimut tebal.

Malam jumat adalah menjadi malam rutin di komunitas saya bekerja dan tinggal saat ini untuk mengkaji ilmu-ilmu ilahi bersama seorang ustadz dari Indramayu. Kajian mingguan ini adalah sebagai salah satu sarana untuk memberikan nutrisi bagi rohani. Disamping mengkaji ilmu Ilahi dan ajaran Rasulullah saw, ajang ini juga menjadi saat untuk saling bersilaturahmi antar sesama pekerja migran yang sebangsa dan setanah air, Indonesia. Memenuhi ajakan teman semalam saat acara kajian, pagi ini sehabis mandi pagi saya segera meluncur menuju lapangan badminton. Kegiatan rutin mingguan untuk memberikan nutrisi bagi jasmani.

Badminton merupakan olahraga popular di Indonesia setelah sepak bola. Walaupun tak pintar-pintar amat, saya dan ke-5 rekan kerja menikmati badminton pagi ini. Boleh dibilang bahwa kami ini memang masih kelas pemula, masih jauh dari kelincahan rekan-rekan lainnya yang lebih lincah dan tangkas dalam urusan olahraga tepok bulu angsa ini. Dibalik usaha  untuk menyehatkan jasmani, ada 3 hal yang menarik perhatian untuk kita ambil pelajaran dari olahraga badminton ini yaitu Timing, Speed dan Accuracy dan kita terapkan dalam kegiatan kita sehari-hari.

 

  1. Timing [waktu]

Dibalik faktor bakat yang bisa mempengaruhi kepintaran atau kelincahan seseorang dalam berolahraga, timing menjadi faktor penting. Timing saya artikan sebagai frekuensi dan disiplin dalam bermain atau berlatih yang akan meningkatkan ketrampilan dan kelincahan dalam bermain badminton. Setumpul-tumpulnya pisau kalau diasah terus suatu saat akan tajam juga. Tapi setajam-tajamnya pisau kalau tak pernah diasah akan tumpul juga.

Urusan waktu menjadi hal sangat penting dalam hidup kita. Allah swt menyebutkan dalam firman Nya QS Al ‘Asr ayat 1-5, Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.

Tidak hanya penting dalam urusan ukhrowi tapi waktu menjadi hal yang sangat penting artinya dalam berbagai macam kegiatan kita didunia ini. Kegiatan sehari-hari di rumah, belajar di kelas, bekerja di kantor, berbisnis, olahraga, wisata dan semua kegiatan didunia ini pasti berkaitan dengan waktu. Dengan jumlah waktu yang sama bagi setiap orang yaitu 24 jam sehari, 7 hari seminggu dan 365 hari setahun, maka hendaknya masing-masing kita bisa mengaturnya dengan baik. Baik untuk urusan jasmani dan rohani maupun urusan ukrowi dan duniawi.

  1. Accuracy [ketepatan]

Disamping rutinitas berlatih, faktor kedua yang bisa kita ambil pelajaran dalam permainan badminton adalah ketepatan atau accuracy. Seorang pemain badminton harus memukul bola disaat yang tepat dan ditempatkan di tempat yang tempat. Dalam keseharian hidup, pintar-pintarlah menempatkan diri.

  1. Speed [kecepatan]

Dengan timing yang tepat dan ketepatan dalam memukul dan menempatkan bola, pemain badminton juga harus bisa mengatur speed atau kecepatan. Speed tidak harus dimaknai dengan kecepatan yang tinggi. Terkadang dalam bermain badminton, kita tidak harus selalu memukul shuttlecock dengan kecepatan tinggi. Ada kalanya dengan pukulan yang lambat bisa mendapatkan poin. Ada istilah drop shot atau netting, dua gaya pukulan yang tidak memerlukan energy berlebih untuk memukul bola. Tapi dengan dua gaya pukulan lambat ini, terkadang bisa mengecoh lawan dan membuat poin untuk memenangkan pertandingan. Maka pandai-pandailah mengatur kecepatan dalam kehidupan ini, kecepatan berpikir, kecepatan dalam memutuskan atau decision making.

Bermainlah badminton untuk kesegaran dan kesehatan jasmani kita. Jadikan timing, accuracy dan speed untuk mempertajam skill bermain bola berbulu ini. Jadikan timing, accuracy dan speed untuk menumbuhkan diri kita dalam segala bidang.

 

Dukhan, 20 Januari 2012

Jelajah Qatar: Enroll | Explore | Enjoy

by Sugeng Bralink

 

Change Your Password Regularly!

Password in Our Lives

Mendengar kata ‘password’ kita langsung nyambung dengan halaman pertama ketika mau membuka inbox email, mau login ke facebook, mau login ke internet banking, mau login ke blog, mau login ke admin website dan masih banyak lagi. Dalam bahasa Indonesia, password diterjemahkan menjadi ‘kata sandi’. Sandi berarti rahasia. Makanya password berarti kata rahasia yang bisa berfungsi untuk membuka akses.

Dalam zaman teknologi seperti sekarang ini, rasanya kita tidak bisa lepas dari yang namanya password. Andaikan password-password yang ada dalam ingatan kita itu dibuka semua dan dituliskan, bisa jadi akan menjadi sebuah paragraph atau mungkin sebuah artikel.

 

Dalam keseharian kita saat ini tak lepas dari yang namanya password. Dalam dunia perbankan dikenal dengan PIN [Personal Identification Number]. PIN biasanya digunakan untuk mengakses kartu ATM atau kartu kredit. Bisa juga PIN untuk mengunci atau membuka handphone. Atau mungkin PIN untuk membuka lemari besi atau brankas yang berisi uang jutaan bahkan triliunan rupiah di bank.

 

PIN bisa dikategorikan sebagai password karena dengan PIN kita bisa membuka brankas atau handpohone. Dengan PIN kita bisa mengambil uang dari mesin ATM. Dengan adanya PIN, kartu kredit yang mungkin unlimited bisa dijebol oleh para hacker [penjahat cyber].

 

Banyak sekali program-program atau software baik yang berbayar atau gratisan yang bisa kita download. Banyak juga fasilitas penyimpan data online yang menawarkan space besar seperti google document, yahoo, 4shared dll. Tapi lagi-lagi, sebelum menikmati fasilitas penyimpanan online yang gratis ini, kita harus mengikuti aturan mereka.kita harus menjadi member dulu sebelum bisa memanfaatkan online storage tersebut. dan tak ketinggalan, salah satu dari proses registrasi itu pasti ada yang namanya password.

 

Semakin banyak akun-akun dunia maya, jumlah password pun semakin banyak. Satu hal untuk menghindari lupa password, banyak yang membuat password sama atau mirip dari berbagai akun yang berbeda. Atau mungkin membuat password yang dikaitkan dengan tanggal lahir, kota kelahiran, nama anak, nama orang terkasih dan lain-lainnya yang mengarah sangat dekat dengan diri si pemilik password. Resikonya adalah password kita bisa ditebak oleh para hacker dan bobol lah akun kita. Apes nya, email atau akun facebook kita bisa digunakan oleh para hacker untuk mengirim sesuatu [yang biasanya berisi virus atau hal-hal jahat lainnya] diluar sepengetahuan pemilik password.

 

Maka dari itu, sering-seringlah ganti password anda. Jangan biarkan para intelektual teknologi namun jahat moralnya [baca: hacker] menjebol gawang password kita. Jangan biarkan password kita diambil oleh orang lain yang tidak berhak. Jangan biarkan password kita digunakan untuk mengirim sesuatu diluar pengetahuan atau keinginan kita. Amankan akun anda, amankan password anda, seringlah ganti password anda.

 

Dukhan, 11 Januari 2012

Sugeng Bralink

riyadi.sugeng@gmail.com

Walau Berselimut Kabut, Akhirnya Bisa Nonton Final Qatar ExxonMobil Open 2012

Tsonga is The Champion of Qatar ExxonMobil Open 2012 | foto by vtn.vn

Ajang tenis Qatar Open merupakan agenda tahunan di Qatar. Negeri ini menjadi tuan rumah bagi dimulainya turnamen tenis ATP World Tour. Qatar Open juga dikenal dengan Qatar ExxonMobil Open karena disponsori oleh perusahaan kenamaan USA, ExxonMobil. Turnamen Tenis Qatar Open tahun ini menjadi sangat special karena memasuki usia ke-20. Happy 20th Anniversary Qatar Open!

Suhu udara sore itu, 7 Januari 2012 semakin dingin. Berkisar antara 18-19 derajat celcius dengan hembusan angin yang tidak begitu kencang, menambah suasana menjadi semakin dingin. Setelah mencoba mendapatkan tiket masuk minggu lalu dengan bantuan seorang teman di Doha, akhirnya saya dan ketiga teman satu perusahaan pun gagal mendapatkan tiketnya. Tapi karena niat sudah bulat untuk menjadi saksi ajang spektakuler ini, kami pun akhirnya memutuskan tetap berangkat ke Khalifa International Tennis & Squash Complex, tempat digelarnya ajang tenis ini.

Adzan maghrib berkumandang ketika kami melewati Roundabout Bani Hajer, Al Rayyan. Kami pun segera berbelok menuju Al Wajba Petrol Station untuk menunaikan kewajiban sebagai seorang muslim. Menuju sebuah masjid yang berada di pojok SPBU ini, kami pun melaksanakan shalat maghrib berjamaah.

Jarum jam menunjuk ke angka 17.30 waktu Doha sesampainya kami di Khalifa Tennis Complex. Terlihat puluhan orang sedang mengantri di Ticket Box. Kami yang tak bermodalkan tiket hanya bisa berharap semoga ada orang yang gak jadi nonton dan menjual tiketnya. Sempat kita temui beberapa orang yang memang mau menjual tiketnya, tapi tak semulus yang kami harapkan. Kita maunya 4 tiket di kelas menengah [middle class] dengan harga tiket @100 QAR [Qatari Riyal, 1 QAR setara 2500 Rupiah], tapi yang ada hanya 2 tiket middle class dan 2 lainnya lowest class seharga @65 QAR. Bingung juga kami dibuatnya. Beberapa saat kemudian, ada yang nawari lagi 4 tiket @65 QAR yang artinya di kelas terendah atau nontonnya di tribun paling atas. “Wah gak usah lah! kejauhan dari pemain tenisnya” kata saya.

ticket box

Tak lama setelah itu ada yang nawari tiket middle class dengan harga lebih mahal dari harga yang dipatok, dia minta 4 tiket @200 QAR. Mahal Kali! Kami pun putuskan gak usah beli lah, mahal amat. Dasar mau cari untung, pikir kita.

Jarum jam pun melewati angka 18.00 malam, upacara pembukaan ajang final tenis pun mulai terdengar sayup-sayup. Tak lama setelah itu, terlihat beberapa orang berseragam dengan membawa alat music keluar dari tennis stadium. Yah, mereka para penabuh alat music yang biasanya mengiringi lagu kebangsaan Qatar. Wah bentar lagi tenisnya dimulai nih! Kata saya.

mejeng sebelum masuk tennis complex

Bolak balik kita saling berdiskusi. Sempat kepikiran, jangan-jangan gak jadi deh kita nonton tenisnya. Setelah menunggu beberapa lama, gak ada lagi yang njual tiket, kami pun putuskan pergi ke acara pameran perdagangan [trade fair] yang sedang berlangsung di Qatar Exhibition Center. Kami berinisiatif untuk mengambil foto di depan pintu gerbang Qatar Exxon Mobil Open 2012. Ya minimal ada kenang-kenangan lah. Biasa, narsis dulu! Hehehe.

Kalau rezeki memang gak akan kemana. Ketika kami melewati depan counter penjualan tiket, kami berpapasan dengan seseorang yang memegang tiket. Temen saya nanyain, “Hey bai [bai, panggilan akrab teman atau friend dalam bahasa hindi], do you want to sale your tickets?” Seorang  berwajah india ini pun bilang “yes, I want to sale my tickets!” Teman saya nyambung nanya lagi ‘how many tickets do you have?  India bilang, “I have 4 tickets, normally one ticket is 100 QAR but I want to sale 50 QAR only!”. Tak nunggu lama lagi, temen saya langsung memegang ke-4 tiket itu, “I want to buy it!”, sambungnya. Dengan sigap segera saya keluarkan uang 200 QAR dari saku jaket. Alhamdulillah, akhirnya bisa dapetin tiket dan bisa nonton final Qatar Open 2012!

Bermodal 4 tiket ditangan, kami berempat segera meluncur ke tribun middle class blok C. Setelah melalui pemeriksaan Xray di pintu masuk, dengan langkah sedikit terburu-buru dan hati yang happy kami langsung menuju pintu gerbang blok C. Pas sekali! Sesampainya kami di kursi tribun middle class, pertandingan dimulai. Gael Monfils VS Jo-Wilfred Tsonga. Ya, this is All France Final. Memang kedua2nya wong perancis. Sebenarnya kami kurang ngefans dengan kedua finalis. Karena kedua jagoan kami [Federer dan Nadal] sudah kandas di babak semi final, mau gak mau kami pun harus menikmati pertandingan final malam ini. No other choices!

nampang dulu sebelum pulang

Nampak kabut semakin tebal dan turun menyelimuti Tennis Stadium. Suhu udara di Score Bord  tertulis 19 derajat celcius. Pertandingan makin seru. Sesekali semua penonton terdiam ketika pemain tenis memulai permainan. Sesekali juga tepuk tangan dan teriakan membahana ketika 1 poin diraih. Itulah tenis, kalau pemain mulai membuat serve, maka semua penonton harus diam. Tak hanya itu, penonton yang baru datang pun gak bisa langsung duduk kalau perebutan 1 poin masih berlangsung.

lagi ngurus cat 'Qatar' yang licin

Pertandingan malam final itu sempat tertunda beberapa menit. Kabut yang semakin tebal membuat lapangan licin. Monfils mengajukan protes kepada wasit soal licinnya lantai lapangan khususnya di area tepat dibelakang garis servis [di tulisan Qatar]. Tulisan ‘Qatar’ ini memang menggunakan cat warna putih, dan mungkin menjadi sangat licin dengan adanya kabut yang turun. Tak berapa lama beberapa orang dengan peralatan yang komplit segera ‘membuat kasar’ cat itu. Terlihat mereka menggosoknya dengan sikat agar tak terlalu licin saat tertutup kabut.

Ajang ATP World Tour dengan total hadiah 1,024,000 US$ pun berlanjut walau berselimut kabut. Tepuk tangan pun membahana ketika pertandingan final dimulai kembali. Tak butuh waktu lama, akhirnya Tsonga yang berada di posisi ke-6 dunia mampu memenangkan pertandingan. Pemain yang biasa dipanggil Jo mengalahkan Gael dengan skor 7-5 dan 6-3.

laser show

Ketika kabut semakin tebal dan suhu udara turun menjadi 17 derajat celcius, acara penutupan pun segera digelar. Lampu stadium tiba-tiba dimatikan. 24 orang berseragam putih dengan sepatu putih menggotong gulungan kain putih. Dengan sigap, ke-24 orang tadi menggelar kain putih itu menutupi seluruh lapangan tenis.

Music bernuansa arab mengiringi laser show malam itu. Fantastic dan Spektakuler! Biasanya yang namanya laser show hanya ada di acara penutupan olahraga multi sport, seperti olimpiade, asian games, arab games ataupun event-event olahraga besar lainnya. Tapi malam itu sangat special. Laser show sangat indah sekali. Kabut yang smakin tebal pun smakin mempercantik suasana stadium.

Acara malam itu ditutup dengan acara ceremonial. Qatar tennis federation [QTF] mengundang para juara Qatar open sejak 1993-2012. Nasser Ghanim Al Khelaifi, Presiden QTF memberikan appreciation throphy kepada para juara Qatar tennis open sejak 1993, salah satu diantaranya adalah Roger Federer yang pernah menjadi juara tiga kali di Qatar Open.  Acara ditutup dengan penyerahan golden eagle trophy dan hadiah utama 177,000 US$ kepada Jo-Wilfred Tsonga sebagai The Champion of Qatar ExxonMobil Open 2012. Congratz for Tsonga!

Dukhan, 9 Januari 2012

Sugeng Riyadi for JQ

riyadi.sugeng@gmail.com

Dukhan Souq, Komplek Pertokoan Lengkap di Ujung Barat Negeri

Dukhan Bookshop

Bagi anda yang suka travelling di Qatar, peta wilayah, data koordinat [GPS], tempat belanja [mall, hypermarket, supermarket atau grocery], petrol station dan restoran; menjadi informasi yang sangat berharga. Di ujung barat Qatar ada namanya Dukhan City. Seperti saya tuliskan sebelumnya bahwa Dukhan merupakan satu wilayah perumahan karyawan perusahaan minyak dan gas terbesar di Qatar. Disamping mengunjungi saudara atau teman sebangsa, anda bisa juga menikmati keindahan sunset atau sunrise Dukhan Beach di tepian semenanjung Arabia.

Tak jauh dari Dukhan City, ada komplek pertokoan yang dinamai Dukhan Souq. Souq merupakan bahasa arab yang artinya pasar. Souq ini menjadi satu tempat yang paling tepat untuk sekedar mampir berbelanja bekal perjalanan, mencari oleh-oleh atau sekedar mampir menikmati makanan dan minuman untuk mengisi perut yang keroncongan.

Dukhan Souq merupakan sebuah komplek pertokoan yang relatif baru. Kawasan ini baru dibuka pada akhir tahun 2009. Souq ini didirikan sebagai pengganti komplek pertokoan yang telah ada sebelumnya, yang berada diseberang jalan Dukhan Souq saat ini. Kalau sebelumnya komplek pertokoan tua itu menyatu dengan Woqod Petrol Station (SPBU), maka semenjak dibukanya Dukhan Souq, woqod petrol station dipindah ke luar kawasan pertokoan. Petrol station Dukhan berjarak tak jauh dari komplek Dukhan Souq, jaraknya hanya berkisar 1 KM. Stasiun pengisian bahan bakar umum ini berada di sebelah kanan jalan di Dukhan Highway arah Dukhan ke Doha.

Dukhan Souq

Apa saja sih yang ada didalam komplek Dukhan Souq?

Bagi anda para penikmat kuliner baik yang berupa menu siap saji atau menu-menu lainnya. Kalau yang suka fast food, ada Mc Donalds. Bagi yang suka menu-menu ala arab india, bisa coba mampir ke Jawahar dan Jaal Restaurant. Di Jawahar Restaurant anda bisa memilih aneka menu makanan dari menu pembuka seperti sup jagung manis dan sup-sup hangat lainnya, anda juga bisa memesan berbagai menu lainnya. Nasi biryani, nasi goreng, udang asam manis dan menu-menu lainnya yang menggoda selera. Bicara soal harga, saya kasih contoh menu nasi gorengnya jawahar yang special, 1 porsi mixed fried rice yang bisa dimakan berdua untuk ukuran perut nya orang Indonesia, hanya dibandrol 19 Qatar Real saja.

Bagi anda yang menyukai menu chicken barbeque atau ayam bakar, ada restoran Ja’al. Restoran yang merupakan cabang restoran di Zekreet, memasang harga 10 Qatar Real saja untuk 1 paket menu chicken barbeque, yang berisi half chicken, saos bawang putih, sambal lombok abang plus tomat, lalaban special dan nasi sepuasnya [bisa nambah nasi tanpa nambah bayar]. Tapi kalau mau nambah chicken nya, harus nambah lagi bayarnya! Restoran dengan harga terjangkau ini tak pelak selalu dipenuhi pengunjung. Harga yang terjangkau dan rasa yang menggoyang lidah. Yummy!

Dukhan Souq

Kedua restoran ini juga melayani free home delivery [layanan antar gratis] khususnya bagi warga Dukhan City. Tapi bagi anda yang sedang dalam perjalanan menuju Dukhan dan hendak mampir ke restoran ini, anda bisa memesan dulu lewat telpon dan sesampainya di restoran, makanan sudah siap dan tinggal menyantap. Nomer kontaknya, anda bisa menelepon 5519-9665 untuk Restoran Jaal dan 6691-2777 atau 4471-1333 untuk Restoran Jawahar.

Dukhan souq ini terdiri dari 2 lantai. Di lantai 1 berderet dari sebelah kanan ada QIB Dukhan Branch, Qtel Dukhan Branch, Tailor[penjahit], Toko Penjual Pulsa dan HP, Laundry [layanan cuci pakaian], Juice Stall [Kafe Jus Buah], Bandar Salon, Toilet Laki-laki, Food World Supermarket, Toilet perempuan, Odyssey HP dan Jam tangan, Toko Cat Tembok dan Kayu, Bookshop, Toko material listrik, Post Office dan Mc Donalds.

Di lantai 2 dari ujung sebelah kiri, ada toko penjual coklat dan kue, Travel Agent ‘Fahad’, Gulf Exchange, toko mainan anak-anak, toko computer, Jawahar restaurant, Kos-kosan penjaga toko, dan Jaal restaurant. Kemudian di belakang komplek ini juga ada Dasman Supermarket.

QIB & McD

Jadi jika anda mempunyai rencana untuk jalan-jalan ke Pantai Dukhan atau sekedar beranjang sana ke teman atau saudara di Dukhan, Dukhan Souq memberikan banyak pilihan kepada anda. Dari urusan makan, urusan belanja, pulsa dan hp nya, salon kecantikan, surat menyurat atau paket pos, jahit menjahit pakaian, toko buku, tiket pesawat, tempat kirim uang dan tempat nyimpen uang, Qatar Islamic Bank dan Doha Bank.

Selamat menikmati perjalanan anda di Ujung Barat Negeri Qatar, Dukhan City. Semoga perjalanan anda menyenangkan.

Dukhan, 2 Januari 2012

Sugeng Bralink for JQ

riyadi.sugeng@gmail.com

Facebook ‘Memaksa’ Kita Pandai Menulis

Facebook Notes

            Siapa bilang menulis itu susah? Mungkin banyak diantara kita termasuk saya sendiri adalah orang yang menganggap menulis itu susah. Membaca tulisan-tulisan para penulis handal rasanya iri. Kok bisa-bisanya menulis panjang lebar begitu ya? Gimana kita memulainya ya? Apa yang mau dituliskan ya? Dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan  berkecamuk dalam pikiran kita. Berbagai macam alasan untuk menunda menulis pun semakin ramai dalam pikiran kita. Ujung-ujungnya tulisan pun tak jadi-jadi. Ditunda lagi dan lagi!

            Semenjak sekolah di bangku Sekolah Dasar, kita sering mendapatkan tugas dari guru kita untuk membuat karangan. Apalagi kalo habis liburan panjang atau habis mengikuti karya wisata [study tour], maka biasanya guru Bahasa Indonesia pun akan memberikan tugas kepada siswanya, membuat cerita dalam bentuk karangan. Saya termasuk dari sekian siswa yang paling nggak interest dengan yang namanya tugas ini. Apalagi guru nya pun gak pernah memberikan arahan atau contoh langsung yang konkrit bagaimana untuk membuat karangan yang bagus dan enak dibaca. Jadinya ya mengarang sejadi-jadinya. Gak tahu itu enak atau nggak dibaca nya yang penting tugas selesai dikumpulkan. (more…)

Sedekah Nggak Mesti Pake Duit!

Yuk Sedekah Biar Berkah | foto by padusi

Sedekah merupakan kata serapan dari bahasa arab ‘shadaqoh’ yang bermakna suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah juga bermakna suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai bentuk kebajikan yang mengharap keridhoaan Allah SWT dan pahala semata. Sedekah dibayarkan bukan berharap untuk mendapatkan pujian atas sesama manusia.

Dalam kitab suci Al Qur’an terdapat 15 ayat yang berkaitan langsung dengan kata ‘sedekah’. Ayat-ayat Quran yang terkait dengan hal sedekah diantaranya terdapat dalam QS Al Baqarah [ayat 196,263,264,271 dan 276], QS At Taubah [ayat 75 dan 79], QS Yusuf [ayat 88], QS Al Ahzab [ayat 35], QS Al Hadiid [ayat 18], QS Al Mujaadilah [ayat 12 dan 13], dan QS Al Munaafiqun [ayat 10].

Semenjak pagi hari kita bangun dari tidur semalaman kemudian beraktifitas seharian hingga tidur kembali, banyak sekali nikmat Allah yang kita rasakan dan kita nikmati. Seandainya kita mencoba menghitungnya, maka tak akan pernah mampu kita untuk menghitungnya. Seandainya air lautan seluruh jagad raya dijadikan tinta, maka sampai habis tinta itu untuk menuliskan nikmat Allah, maka tak kan pernah cukup tinta itu untuk menuliskan nikmat allah yang dikaruniakan kepada seluruh mahluk di muka bumi ini. Allah SWT telah berfirman yang artinya, “Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya (menghitungnya). Sesungguhnya manusia itu, sangat dzalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah)” [QS Ibrahim:34].

Pembaca yang baik hatinya….

Sebagai wujud rasa syukur kita pada Sang Maha Pemberi Rezeki, maka sepantasnyalah kita membayar sedekah untuk berbagi dengan yang lain yang membutuhkan. Secara umum yang namanya boros dikaitkan dengan kebangkrutan (merugi), tapi tidak demikian halnya dengan orang-orang yang boros [gemar] bersedekah. Malahan Purdi E.Candra, Boss pemilik Primagama dan Pendiri Entrepreneur University meyakini bahwa ‘hemat sedekah pangkal miskin dan boros sedekah pangkal kaya’.  Allah SWT mengingatkan kita dalam firmanNya, “Sesungguhnya orang-orang yang bersedekah baik laki-laki maupun perempuan dan meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, niscaya akan dilipat gandakan (pembayarannya) kepada mereka; dan bagi mereka pahala yang banyak” [QS Al Hadiid: 18].

Walaupun saya bukan ahli tafsir, tapi secara tersurat jelas sekali bahwa Allah SWT menjanjikan balasan yang berlipat ganda bagi orang-orang yang bersedekah dan memberikan pinjaman yang baik kepadaNya. Ketika kita memancing ikan dengan umpan yang besar, maka kita akan mendapatkan ikan yang besar. Akan tetapi sebaliknya, jika umpannya kecil, maka ikan yang akan kita dapat pun ikan kecil. Ketika kita bersedekahnya sedikit, maka tak patut kiranya kita berharap sesuatu yang banyak dari Allah SWT. Lha wong ngasih nya aja sedikit, kok berharap banyak!

Pembaca yang dirahmati Allah…

Sedekah tak selamanya harus dibayarkan dengan uang alias DUIT. Ketahuilah bahwa setiap persendian tubuh kita juga memerlukan sedekah. Rasulullah SAW berpesan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. yang artinya, “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedekah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan [menyelesaikan perkara] antara dua orang [yang berselisih] adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraanya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan sholat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah sedekah” [HR.Bukhari dan Muslim].

Hadits diatas mengajarkan kepada kita cara-cara membayarkan sedekah yang tidak berwujud uang yang meliputi empat hal, memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih), menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau membantu mengangkatkan barang-barangnya ke atas kendaraan, berkata baik, melangkah menuju masjid untuk sholat dan menyingkirkan suatu rintangan dari jalan.

Rasulullah SAW menyebutkan dalam haditsnya, “Sesungguhnya setiap manusia keturunan Adam diciptakan memiliki 360 persendian” [HR. Muslim no.2377]. Selain empat hal diatas, Rasulullah mengajarkan umatnya untuk menyedekahi sejumlah 360 persendian dalam tubuh setiap harinya. Kalau dalam sehari saja 360 sedekah, maka dalam hitungan seminggu menjadi 2.520 sedekah, dalam waktu sebulan menjadi 10.800 sedekah, dan dalam kurun waktu setahun menjadi 131.400 sedekah. Wah banyak sekali ya!

Trus bagaimana cara membayar sedekah untuk setiap persendian yang banyak jumlahnya itu? Rasulullah memberikan jawaban mengenai hal itu dalam sunnahnya, “Pada pagi hari diwajibkan bagi seluruh persendian diantara kalian  untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Begitu juga amar ma’ruf (memerintahkan kepada ketaatan) dan nahi mungkar (melarang dari kemungkaran) adalah sedekah. Ini semua dicukupi (diganti) dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at” [HR. Muslim no.1704].

Sebagai umat muslim yang taat, waktu sesudah sholat fardhu merupakan salah satu waktu yang mustajab untuk berdo’a. Di saat-saat tersebut hendaknya kita gunakan untuk berdzikir (mengingat) Allah dengan membaca tasbih, tahmid, takbir dan tahlil. Insha Allah, di waktu yang bersamaan kita bisa membayarkan sedekah atas persendian tubuh kita sendiri. Kalau misalnya setiap ba’da sholat fardhu kita membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, takbir 33 kali dan diakhiri dengan tahlil 1 kali kemudian dikalikan 5 waktu, maka total sedekah kita dalam sehari menjadi 500 sedekah. Masha Allah! Semoga Allah menerima sedekah-sedekah kita dan melipatgandakannya, amien.

Rangkaian dzikir kepada Allah yang berupa tasbih, tahmid, takbir dan tahlil serta ber’amar ma’ruf nahi mungkar bisa membayarkan sedekah kita atas persendian. Akan tetapi Rasulullah SAW juga memberikan cara lain untuk membayar sedekah itu dengan cara mendirikan sholat Dhuha 2 rakaat setiap pagi. Banyaknya amalan yang harus kita lakukan untuk membayar sedekahpersendian tadi bisa digantikan dengan ibadah dhuha 2 rakaat setiap harinya. Mudah bukan! Semoga kita termasuk golongan orang-orang yang diringankan hati dan langkahnya untuk mendirikan sholat dhuha setiap harinya, amien.

Pembaca yang budiman…

Demikian tadi sedekah-sedekah yang berwujud non-tunai. Sedekah yang diwujudkan dalam bentuk amar ma’ruf nahi mungkar, dzikir kepada Allah, melangkah menuju tempat shalat, membantu sesama ke atas kendaraan, atau sekedar menyingkirkan batu di tengah jalan. Bagi anda yang mempunyai uang, baik yang jumlahnya banyak atau sedikit sekalipun, sedekahlah dengan uang tersebut. Terkait mengenai hal ini Allah SWT mengingatkan kita dalam ayatNya, “Dan Allah melebihkan sebahagian kamu dari sebahagian yang lain dalam hal rezeki, tetapi orang-orang yang dilebihkan (rezekinya itu) tidak mau memberikan rezeki mereka kepada budak-budak yang mereka miliki, agar mereka sama (merasakan) rezeki itu. Maka mengapa mereka mengingkari nikmat Allah?” {QS An Nahl:71]. Maka berbagilah dari sebagian rezeki yang telah dikaruniakan Allah, buat mereka yang sedang membutuhkan dan berhak menerimanya. Kita bisa serahkan langsung sedekah itu kepada yang berhak menerimanya agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan mereka.

Selain itu, sedekah juga bisa kita bayarkan melalui lembaga-lembaga pengelola ZISWAF [Zakat Infak Shadaqah/sedekah dan Wakaf] di masing-masing daerah. Kalau di Qatar ada namanya Badan Zakat Nasional [Zakat Fund Qatar], Qatar Charity, Qatar Red Crescent dan badan-badan sosial lainnya. Kalau di Indonesia, kita mengenal ada BAZNAS [Badan Amil Zakat Nasional], BAZDA [Badan Amil Zakat Daerah], Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, PKPU, Laziz Muhammadiyah, Laziz NU dan lembaga-lembaga pengelola ZISWAF lainnya.

Ketika kita sudah membayarkan sedekah, sesuatu yang perlu diingat adalah menjaga diri dari menyebut-nyebutnya [riya’] dan menghindari perbuatan yang bisa menyakiti hati si penerima sedekah itu. Allah SWT mengingatkan dalam FirmanNya, “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima), Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun. Hai orang-orang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya’ kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatu pun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir” [QS Al Baqarah: 263-264].

Demikian ulasan sedikit tentang sedekah, insha allah berkelanjutan. Ulasan singkat tentang bagaimana cara kita membayarkan sedekah, baik yang berupa uang maupun yang bukan uang [non tunai]. Semoga yang sedikit ini bisa menjadi pengingat bagi diri saya dan keluarga serta kaum muslim dimana saja berada. Yuk bersedekah agar harta yang diamanahkan Allah menjadi berkah.

Wallahua’lam bisshowab

Ummbab, 29 Desember 2011

Sugeng Bralink

riyadi.sugeng@gmail.com 

Referensi:

  1. Al Qur’anul Kareem
  2. www.rumaysho.com

Apa pentingnya Rule of Three?

With My Kids

The “rule of three” is a principle in writing that suggests that things that come in threes are inherently funnier, more satisfying, or more effective than other numbers of things. The reader/audience of this form of text is also more likely to consume information if it is written in groups of threes1. Rule of three adalah prinsip tertulis yang menunjukkan bahwa hal-hal yang datang dalam tiga hal menjadi lucu, lebih memuaskan, atau lebih efektif daripada nomor lainnya. Para pembaca/penonton dari bentuk teks juga lebih mungkin untuk mengkonsumsi informasi jika ditulis dalam aturan kelompok tiga.

Biar lebih mudah dibacanya, saya akan gunakan Rule of Three. Bagi para penulis professional pastinya sudah kenal banget dengan istilah rule of three ini. Dalam kaidah penulisan sebuah artikel lazimnya mengenal 3 unsur yaitu pembukaan, isi, dan kesimpulan/penutup.

Di Indonesia sendiri banyak digunakan istilah-istilah yang berdasar pada 3 hal. Tri merupakan ejaan dari bahasa inggris ‘Three’, tetapi juga merupakan bahasa yang diadopsi dari bahasa sansekerta yang maknanya Tiga. Kata ‘Tri’ banyak digunakan diberbagai istilah di Indonesia.

Yang menyukai kegiatan pramuka tentu masih ingat dengan Trisatya; Menjalankan kewajiban terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila, Menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat dan Menepati Dasadarma.  Dalam dunia kampus ada istilah Tridarma Perguruan Tinggi; pendidikan, penelitian dan pengabdian. Bagi anda yang menyukai dunia safety dikenal istilah Fire Triangle; heat, fuel dan oxygen.

3 angka sering digunakan dalam berbagai kegiatan perlombaan. Sebut saja lomba lari, sang pemegang bendera start akan mengucapkan satu, dua, tiga! Lalu mulailah para pelari berlari sekencang-kencangnya untuk memenangkan perlombaan. Sebuah perlombaan pasti akan dimulai dari jumlah peserta lomba yang banyak. Dengan melewati babak demi babak, jumlah peserta yang awalnya banyak maka akan semakin menyusut jumlahnya ketika semakin mendekati babak final.

Pada babak kualifikasi, para peserta lomba harus mampu menunjukkan yang terbaik agar bisa meraih posisi pertama, kedua dan ketiga. Kita bisa ambil contoh, lomba karya tulis ilmiah, lomba baca quran, lomba fotografi, lomba olimpiade sains, olimpiade matematika, lomba cerdas cermat dan lomba-lomba lainnya. Puluhan bahkan ratusan peserta di babak awal harus rela tersisih oleh ketiga pemenang di babak puncak. Ketiga pemenang yang berhasil akan mendapatkan penghargaan atau medali emas, perak dan perunggu. Dalam beberapa perlombaan dikenal istilah juara harapan 1, 2 dan 3. Tapi, lagi-lagi rule of three dipakai.

Mengapa rule of three? Bukan maksud kita mengkultuskan angka tiga. Tapi angka tiga menjadi jumlah yang tidak banyak dan tidak sedikit. Jumlah tiga menjadi angka yang gampang diingat oleh siapapun. Khususnya oleh pembaca artikel atau para penghafal tips-tips motivasi, tips-tips sukses. Maka dari itu rule of three bisa menjadi satu alternatif untuk menarik minat pembaca setiap tulisan atau calon customer dari pesan-pesan promosi yang kita sampaikan. Dengan tiga hal ini akan menjadikan sesuatu yang mudah diingat dan harapannya mudah untuk diamalkan.

Dukhan, 26 Desember 2011

Sugeng Bralink for JQ

riyadi.sugeng@gmail.com

Referensi:

1. http://www.wikipedia.org